Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Kawal Bantuan Kapal dan Mesin untuk Nelayan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Dukungan terhadap nelayan di Provinsi Gorontalo kembali diperkuat melalui penyaluran sarana penangkapan ikan. Sebanyak empat unit kapal bersama sejumlah mesin tempel diserahkan kepada nelayan dalam kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/8/2026).

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo. Bantuan itu ditujukan untuk menunjang kegiatan melaut sekaligus meningkatkan kemampuan produksi nelayan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, mengatakan DPRD tidak hanya hadir dalam proses penyerahan bantuan. Komisi II juga memiliki tanggung jawab mengawal program sektor kelautan dan perikanan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaannya.

Komisi II, kata Meyke, memiliki hubungan kerja dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo. Karena itu, pengawasan diperlukan agar program yang menggunakan anggaran pemerintah dapat memberikan manfaat sesuai tujuan.

Baca Juga :  Polemik Lahan Eks HGU Ong Tjeng Ki, DPRD Provinsi Gorontalo Cari Solusi untuk Rencana Sekolah Garuda

“Bagi kami di Komisi II, nelayan dan pelaku usaha kelautan merupakan bagian penting yang harus terus diperhatikan. Komitmen kita adalah memastikan program yang dialokasikan pemerintah benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Meyke.

Menurut dia, ketersediaan kapal dan mesin tempel dapat membantu nelayan memperkuat aktivitas penangkapan ikan. Dukungan sarana tersebut diharapkan membuka peluang peningkatan hasil tangkapan dan pendapatan rumah tangga nelayan.

“Bantuan kapal dan mesin tempel ini tentu sangat membantu nelayan. Harapan kami, fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan keluarga nelayan,” katanya.

Baca Juga :  Espin Tulie Apresiasi Peresmian Jembatan Merdeka, Akses Warga Ulapato Kembali Terbuka

Meyke mengingatkan bahwa bantuan sarana perikanan tidak cukup hanya sampai pada tahap distribusi. Pemerintah juga perlu memastikan adanya pembinaan dan pendampingan agar fasilitas yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.

Ia juga meminta proses verifikasi serta validasi calon penerima terus diperbaiki. Menurut Meyke, akurasi data menjadi salah satu kunci agar bantuan pemerintah tidak salah sasaran.

“Anggota Dewan harus membuka mata, mendengarkan dan melihat langsung kondisi masyarakat. Ketika nelayan membutuhkan dukungan untuk meningkatkan usahanya, maka program pemerintah harus hadir secara tepat sasaran,” tuturnya.

Komisi II DPRD Gorontalo berkomitmen melanjutkan fungsi pengawasan terhadap penggunaan bantuan tersebut. Pengawasan dinilai penting untuk memastikan sarana yang telah diberikan benar-benar dimanfaatkan bagi pengembangan usaha perikanan.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Bongkar Dugaan Sabotase Akademik BWS, Penelitian Mahasiswa Tersendat

Selain itu, DPRD mendorong agar pemberdayaan nelayan tidak dilakukan melalui program bantuan yang bersifat sesaat. Intervensi pemerintah diharapkan terus berlanjut melalui pembinaan dan program penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kebahagiaan kami adalah ketika bantuan yang diperjuangkan bersama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Insyaallah komitmen yang kita bangun bersama ini dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan nelayan di Provinsi Gorontalo,” pungkas Meyke.

Penyerahan kapal dan mesin tempel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan Gorontalo. Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dinas teknis dan nelayan dinilai menjadi faktor penting agar bantuan dapat berujung pada peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *