Kunjungan Komisi I DPRD Provinsi ke Desa Bongo, Pembangunan Koperasi Tersendat

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/5/2025).

Agenda tersebut difokuskan pada pemantauan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih.
Kegiatan berlangsung di aula kantor desa dan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadly Poha.

Pertemuan turut dihadiri pemerintah desa, mulai dari kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, hingga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Provinsi Turun Lapangan, Awasi Rehabilitasi Madrasah di Paguyaman

Dalam diskusi, terungkap adanya persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Rencana pemanfaatan lahan Pasar Desa Bongo untuk pembangunan koperasi memicu perbedaan pandangan di kalangan warga.

Menanggapi situasi tersebut, Komisi I DPRD menyatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo guna mencari jalan keluar yang dapat diterima semua pihak.

Baca Juga :  Terima Massa Aksi Demonstrasi, dr. Darsianti Tuna: Regulasi Pusat Hambat Pengelolaan Honorer

Selain itu, DPRD juga mendorong pemerintah desa agar lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya melalui forum musyawarah desa.

“Intinya Pemerintah Desa harus membangun komunikasi melalui musyawarah desa supaya tidak ada pihak yang dirugikan,” tegas Ketua Komisi I Fadly Poha.

Menurut DPRD, keberadaan Gerai Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Wamen Transmigrasi Tiba di Gorontalo, Disambut Adat Mopotilolo dan Soroti Sinergi Pembangunan

Karena itu, dukungan dan kesepahaman antara pemerintah desa dan warga dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

Komisi I berharap polemik yang terjadi dapat segera diselesaikan melalui dialog terbuka, sehingga pembangunan koperasi dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bongo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *