Layanan Sampah Kota Gorontalo Diperkuat, 48 Armada Masih Beroperasi

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo terus memperkuat layanan persampahan di tengah produksi sampah yang mencapai sekitar 140 ton setiap hari.

Pengaturan armada hingga pengelolaan sampah menjadi perhatian pemerintah agar pelayanan kebersihan tetap berjalan di seluruh wilayah Kota Gorontalo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, Lukman Kasim, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan pengangkutan dengan menyesuaikan kondisi armada yang tersedia.

Saat ini terdapat 54 kendaraan pengangkut sampah yang digunakan untuk mendukung pelayanan. Sebanyak 50 armada berada di kelurahan, sedangkan empat kendaraan lainnya merupakan armada DLHK.

Dari total tersebut, sekitar 48 armada masih beroperasi. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan ditangani secara bertahap agar dapat kembali digunakan untuk mendukung pelayanan.

Baca Juga :  Jadi Brand Ambassador dan Terbitkan SK Panitia, Mengapa Memi Soraya Tak Disomasi?

“Jika ada armada yang mengalami kerusakan, kami menyesuaikan jadwal pengangkutan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Titik-titik yang mengalami kendala juga menjadi perhatian untuk segera ditangani,” ujar Lukman.

Menurutnya, penyesuaian jadwal menjadi salah satu langkah yang dilakukan ketika terdapat armada yang mengalami kendala operasional.

Produksi sampah di Kota Gorontalo sendiri diperkirakan mencapai sekitar 140 ton per hari. Sebagian besar sampah diangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA), sementara sebagian lainnya dikelola melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan bank sampah.

Baca Juga :  Sengketa Belum Diputus, Dana Warisan Rp1 Miliar Diduga Sudah Dicairkan BRI Gorontalo

Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Jeffry As. Rumampuk, mengatakan penguatan layanan persampahan menjadi bagian dari perhatian Wali Kota Adhan Dambea terhadap pelayanan dasar masyarakat.

Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya berkewajiban memastikan pengangkutan sampah berjalan, tetapi juga merespons setiap laporan masyarakat terkait kondisi lingkungan.

“Pesan Wali Kota jelas, setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat sudah melapor, tetapi tidak ada tindakan di lapangan. Pelayanan harus bergerak dan persoalan harus diselesaikan sesuai kewenangan pemerintah,” tegas Jeffry.

Menurut Jeffry, kondisi armada yang mengalami kerusakan perlu diantisipasi dengan pengaturan pelayanan. Langkah tersebut dilakukan agar pengangkutan sampah tetap berjalan sembari proses perbaikan kendaraan dilakukan.

Baca Juga :  Tegas Jalankan Instruksi Presiden, Wali Kota Adhan Hemat Anggaran Rp 68 Miliar

Di sisi lain, Pemerintah Kota Gorontalo mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan persampahan.

Jeffry mengatakan Wali Kota Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel terus menekankan respons cepat terhadap laporan masyarakat, pelaksanaan kerja berbasis data, serta pelayanan pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Pemerintah bertanggung jawab memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Kami juga terbuka terhadap laporan dan kritik masyarakat karena itu menjadi bagian dari evaluasi untuk memperbaiki pelayanan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *