Patroli URC Polresta Gorontalo Kota Antisipasi 3C dan Premanisme, Situasi Kamtibmas Kondusif

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota bersama personel Ditreskrimum Polda Gorontalo melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor) serta aksi premanisme di wilayah Kota Gorontalo dan sekitarnya.

Patroli tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 15–16 Agustus 2026, mulai pukul 22.00 hingga 02.00 WITA. Kegiatan melibatkan personel Ditreskrimum Polda Gorontalo, Jatanras, Satreskrim Polresta Gorontalo Kota, serta Tim URC.

Kegiatan diawali dengan apel malam yang dipimpin dan diberikan arahan oleh Dirreskrimum Polda Gorontalo KBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. Personel kemudian bergerak menggunakan empat kendaraan operasional untuk melakukan patroli mobile di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pemantauan.

Baca Juga :  Pemkot Gorontalo Siapkan Retribusi Rp10 Ribu per Lapak bagi UMKM

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota Kompol Akmal Novian Reza, S.I.K. mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi tindak pidana 3C dan aksi premanisme, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” ucap Akmal.

Sasaran patroli mencakup sejumlah ruas Jalan Panjaitan, tempat hiburan malam dan karaoke di wilayah Kota Gorontalo, serta lokasi Festival Vespa Gorontalo.

Di kawasan Jalan Panjaitan, personel melakukan pemantauan arus lalu lintas, aktivitas masyarakat, serta potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, kerumunan, maupun penggunaan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.

Baca Juga :  DPRD dan Forkopimda Gorontalo Pantau Malam Takbiran, Pastikan Situasi Kondusif

Patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah tempat karaoke dan tempat hiburan. Di lokasi tersebut, personel memantau aktivitas pengunjung dan situasi keamanan di sekitar tempat hiburan.

Pengelola maupun pengunjung diimbau bersama-sama menjaga ketertiban serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.

Selanjutnya, personel menyambangi lokasi Festival Vespa Gorontalo. Pemantauan difokuskan pada area keramaian, akses keluar-masuk lokasi, kawasan parkir kendaraan, serta jalur yang digunakan masyarakat.

Petugas juga memberikan imbauan kepada peserta dan pengunjung agar menjaga ketertiban, keselamatan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para peserta dan pengunjung kegiatan, untuk bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan atau tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca Juga :  Terminal Pasar Sentral Disulap Jadi Kampung Ramadan, Wali Kota Gorontalo Siapkan Ruang UMKM Takjil

Dalam pelaksanaan patroli, apabila ditemukan kelompok atau masyarakat yang berkumpul hingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, personel memberikan imbauan secara persuasif untuk kembali ke rumah masing-masing.

Apabila ditemukan dugaan tindak pidana, petugas akan melakukan tindakan sesuai prosedur. Sementara jika melibatkan anak di bawah umur, personel akan berkoordinasi dengan piket Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Setelah seluruh rangkaian patroli selesai, personel kembali ke posko untuk melaksanakan konsolidasi dan evaluasi.

Dari hasil kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Gorontalo dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti selama pelaksanaan patroli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *