Peserta Minim di Lomba Takraw, Adhan Dambea Tegur Lurah: “Hanya Mengurus 4 Orang Saja”

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyoroti minimnya partisipasi sejumlah kelurahan dalam kegiatan seni dan olahraga yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kritik tersebut disampaikan Adhan saat memimpin rapat koordinasi evaluasi (Rakorev) sekaligus finalisasi persiapan puncak HUT RI ke-81 di Banthayo Lo Yiladia (BLY), Jumat (14/8/2026) malam.

Dalam rapat itu, Adhan mengaku kecewa karena masih ada lurah yang dinilai belum mampu menggerakkan warganya untuk ambil bagian dalam agenda kemerdekaan yang telah disiapkan Pemkot Gorontalo.

Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pertandingan sepak takraw. Adhan menyebut masih terdapat kelurahan yang belum mengirimkan peserta untuk mengikuti cabang olahraga tersebut.

Baca Juga :  Penjual Kopi Dilarang Berjualan di Halaman Bank Mega Gorontalo, Warga Soroti Kebijakan

Menurutnya, jumlah peserta yang harus disiapkan sebenarnya tidak banyak sehingga semestinya tidak menjadi kendala bagi pemerintah kelurahan.

“Hanya mengurus 4 orang saja, lurah tidak mampu. Kalau serius ingin mengikuti kegiatan, datang menghadap ke panitia,” tegas Wali Kota Adhan kepada para lurah yang hadir dalam Rakorev.

Bagi Adhan, persoalan tersebut tidak semata-mata menyangkut keikutsertaan dalam pertandingan. Minimnya partisipasi dinilai mencerminkan sejauh mana aparatur kelurahan mampu mengorganisasi serta mengajak masyarakat terlibat dalam program pemerintah.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Gorontalo Kota Gelar Donor Darah Libatkan Berbagai Instansi

“Bayangkan, hanya 4 orang saja lurah tidak sanggup mengaturnya. Apalagi 100 orang,” lanjutnya.

Adhan kemudian meminta aparatur kelurahan tidak bersikap pasif terhadap berbagai kegiatan yang telah diagendakan pemerintah kota.

Menurut dia, peringatan HUT Kemerdekaan seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat interaksi dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga tidak perlu memandang kegiatan tersebut sebagai ajang yang harus dimenangkan. Menurutnya, kehadiran dan partisipasi masyarakat jauh lebih penting daripada hasil pertandingan.

“Yang penting ikut kegiatannya. Bukan soal menang kalah, tapi tentang bagaimana cara kita bisa ikut memeriahkan hari kemerdekaan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga :  Patroli URC Polresta Gorontalo Kota Antisipasi 3C dan Premanisme, Situasi Kamtibmas Kondusif

Pemkot Gorontalo sebelumnya telah menyiapkan berbagai agenda seni dan olahraga untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang partisipasi warga dalam memperingati momentum kemerdekaan.

Pemerintah kota mendorong aparatur kelurahan mengambil peran lebih aktif agar kegiatan yang telah disiapkan dapat melibatkan masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *