Petugas Bandara Djalaluddin Temukan 20 Pcs Emas dalam Dua Koper Penumpang Lion Air

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Petugas keamanan penerbangan (Avsec) Bandara Djalaluddin Gorontalo menemukan dua koper bagasi cabin berisi perhiasan dan logam emas berbagai ukuran saat pemeriksaan di terminal keberangkatan, Sabtu (25/4/2026).

Temuan tersebut terdeteksi sekitar pukul 13.40 Wita melalui mesin X-ray di area Passenger Security Check Point (PSCP).

Barang itu diketahui dibawa oleh dua calon penumpang pesawat Lion Air JT 793 dengan rute Gorontalo–Makassar–Jakarta.

Baca Juga :  Ketegangan Iran vs AS–Israel Picu Kekhawatiran Inflasi Global, Begini Kata Caketum Kadın Aldi Andalan Uloli

Setelah muncul indikasi mencurigakan dari hasil pemindaian, petugas Avsec kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan secara manual di ruang khusus.

Pemeriksaan tersebut disaksikan langsung oleh pemilik barang bawaan.

Selanjutnya, petugas Bandara berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Bandara untuk melakukan pemeriksaan bersama.

Baca Juga :  Aksi Sosial DPD II Golkar Kota di Bantaran Danau Dembe, Paket Makanan Buka Puasa Dibagikan Di antusias Warga

Proses pengecekan ulang dilakukan oleh petugas Avsec, pemilik barang, anggota Polsek Kawasan Bandara, serta personel Reskrim Polres Gorontalo.

Berdasarkan keterangan lisan dari pemilik barang, logam emas di dalam dua koper tersebut memiliki berat berbeda.

Satu koper disebut berisi sekitar 500 gram emas, sedangkan koper lainnya memuat sekitar 800 gram.

Baca Juga :  Peserta Nilai GHM Berpotensi Dipolitisasi, Medali dan Jersey Jadi Sorotan

Secara keseluruhan, terdapat 20 pieces perhiasan dan logam emas dengan berbagai ukuran.

Setelah proses pemeriksaan selesai, petugas Avsec menyerahkan barang temuan tersebut kepada pihak Polres Gorontalo.

Penyerahan dilakukan dengan disaksikan Kapolsek Kawasan Bandara.

Hingga kini belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai asal-usul maupun tujuan pengiriman emas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *