Polres Bone Bolango Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana NTT

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Polres Bone Bolango melalui doa bersama lintas agama, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Bone Bolango, jajaran Polsek, serta sejumlah tokoh agama. Doa bersama digelar sebagai bentuk dukungan moral dan solidaritas kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Wakapolres Bone Bolango, Kompol Sutrisno, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga wujud empati keluarga besar Polri terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

Baca Juga :  Sebelum Dinonaktifkan, Ramla Djafar Diberi Dua Opsi oleh Bupati Ismet Mile

“Acara ini adalah bentuk solidaritas dan dukungan kita kepada saudara-saudara kita di NTT yang hari ini sedang mengalami musibah bencana,” kata Sutrisno.

Selain doa bersama, Polres Bone Bolango juga menginisiasi penggalangan donasi. Sumbangan tersebut ditujukan kepada keluarga besar Polri, khususnya personel di lingkungan Polres Bone Bolango dan seluruh Polsek jajaran.

Baca Juga :  Karang Taruna Meranti Kritik Desakan Pencopotan Camat Tapa, Nilai KNPI Minim Peran Nyata

Sutrisno menjelaskan, seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan dihimpun dan dilaporkan kepada Polda. Bantuan tersebut kemudian diteruskan untuk masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

Menurut dia, kepedulian terhadap korban bencana tidak harus selalu datang dari luar institusi. Dukungan dari internal kepolisian pun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Baca Juga :  Bidik Lonjakan PAD Sektor Tambang, Pemkab Bone Bolango Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan di 2027

“Semoga apa yang kita lakukan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” ujar dia.

Kegiatan doa lintas agama dan penggalangan donasi tersebut menjadi bentuk solidaritas Polres Bone Bolango terhadap korban bencana. Selain bantuan material, dukungan moral dinilai penting untuk menguatkan masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *