Ratusan Jamaah Perempuan Padati Kajian Angelina Sondakh Sambut Ramadhan di Masjid Baitul Ar-Rasyid Gorontalo

Tabayyun.co.id, GORONTALO, — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Masjid Baitul Ar-Rasyid, Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, menggelar kajian keislaman yang diikuti ratusan jamaah perempuan, Minggu (8/2/2026).

Kajian yang menghadirkan Ustadzah Angelina Sondakh tersebut mengusung tema Menyambut Ramadhan dengan Cahaya Al-Quran. Sejak pagi hari, jamaah tampak memadati area masjid dengan antusias tinggi mengikuti rangkaian kegiatan.

Selain menjadi wadah memperdalam pemahaman keagamaan, kajian ini juga menjadi momentum mempersiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadhan. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti jalannya kegiatan.

Baca Juga :  Muncul Banyak Figur di Kadin Kabupaten Gorontalo, Nama Rendy Junus Paling Menyita Perhatian

Pelaksanaan kajian turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Andi Ilham yang berperan sebagai sponsor utama. Ia menilai Ramadhan selalu membawa nuansa religius yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

“Selain menjadi momentum menahan lapar dan dahaga, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Alquran yang menjadi pedoman hidup umat Islam,” ucap Andi Ilham, Minggu (08/02/26).

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNG Dorong Pemberdayaan Perempuan Adat di Talumelito Lewat Inovasi Digital dan Produk Lokal

Menurutnya, datangnya Ramadhan biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas ibadah di tengah masyarakat. Masjid dan musala semakin ramai dengan tadarus Alquran, baik selepas salat wajib maupun pada malam hari.

Ia menambahkan, tradisi membaca Alquran menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan spiritual umat Islam dengan ajaran agama serta menanamkan nilai-nilai kebaikan.

Baca Juga :  Ratusan Jamaah Perempuan Apresiasi, Masjid Baitul Ar-Rasyid Gelar Kajian Al Kautsar Ramadhan bersama Ustadzah Angelina Sondakh

Sebagai Bendahara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo, Andi Ilham juga menegaskan bahwa Alquran tidak cukup hanya dibaca, tetapi perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesan tentang kejujuran, kepedulian, dan keadilan kembali dikuatkan selama Ramadhan, seiring meningkatnya kesadaran berbagi kepada sesama” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menyambut Ramadhan semakin tumbuh serta mampu memperkuat keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *