Reses di Botu, dr. Sri Darsianti Tuna Serap Aspirasi Warga Soal Tanggul Banjir hingga Kebersihan Lingkungan

Tabayyun.co.id, GORONTALO, — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan Kota Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna, menggelar reses masa sidang kedua tahun 2025–2026 di Kelurahan Botu, Kota Gorontalo, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Sejumlah persoalan krusial mengemuka, mulai dari kebutuhan pembangunan tanggul sebagai upaya pencegahan banjir, kebersihan lingkungan, hingga penataan permukiman warga di kawasan rawan bencana.

Dalam pertemuan itu, Sri Darsianti atau lebih dikenal dr. Yanti menekankan pentingnya peran lurah sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah kota.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Bahas Rekrutmen Tenaga Ahli dalam RDP

Ia mendorong adanya komunikasi intensif agar bantuan dan program yang menjadi kewenangan pemerintah dapat tepat sasaran.

“Terkait, persoalan sampah kelurahan harus menjadi jembatan apa yang menjadi keluhan masyarakat itu kemudian disampaikan Ke Pemerintah Kota Gorontalo. Belum lagi,Pak Wali Kota sedang gencar gencarnya menseriusi mengatasi persoalan sampah,” ujar Sri Darsianti.

Ia juga menyoroti persoalan permukiman warga di wilayah yang tidak lagi layak huni. Menurutnya, relokasi perlu menjadi solusi jangka panjang guna meminimalkan risiko banjir dan kerusakan rumah saat musim hujan.

Baca Juga :  Perundungan di SMA Gorontalo, dr.Sri Darsianti Tuna Minta Penanganan Adil

Selain itu, dr. Yanti menekankan pentingnya penertiban hewan liar dan pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ia mengingatkan bahwa kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.

Sebagai seorang dokter, ia turut menyoroti aspek layanan kesehatan. dr. Yanti mengapresiasi kinerja BPJS Kesehatan yang dinilai telah membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan secara optimal.

“Makanya saya di sini sebagai dokter itu selalu kalau turun reses menyampaikan tentang permasalahan kesehatan, tetapi di sini saya lihat di Kelurahan Botu tidak ada permasalahan dengan BPJS Kesehatan,” ucap dr. Yant Srikandi partai PPP Gorontalo itu.

Baca Juga :  23 Calon Anggota KPID Gorontalo Lolos Administrasi, Peserta Non-Petahana Bersiap Hadapi Tes CAT

dr. Yanti memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ia berkomitmen mengawal hasil reses agar dapat dibahas dalam forum resmi, termasuk rapat paripurna DPRD.

“Akan saya laporkan kepada Bapak Gubernur dalam rapat paripurna. Apa keluhan-keluhan yang ada di sini karena ini memang harus jadi perhatian kami,” pungkas dr. Yanti yang juga Sekretaris DPW Partai PPP Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *