Reses di Tanjung Keramat, Hamzah Muslimin Tampung Keluhan Warga soal Bansos hingga Fasilitas Nelayan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO– Persoalan bantuan sosial, akses pendidikan, dan keterbatasan fasilitas nelayan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Kelurahan Tanjung Keramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Berbagai kebutuhan tersebut mengemuka saat anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, menggelar reses masa persidangan pertama Tahun 2026–2027 di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, warga tidak hanya menyampaikan kebutuhan bantuan pemerintah, tetapi juga meminta perhatian terhadap persoalan pendataan penerima bantuan sosial yang dinilai perlu dievaluasi.

Salah satu warga, Lukman, mengusulkan pengadaan tenda duka untuk membantu masyarakat ketika menghadapi musibah kematian. Ia juga menyoroti ketepatan data desil yang menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Gorontalo Terima Laporan Timsel, 14 Nama Calon KPID Ditetapkan

Selain persoalan tersebut, Lukman turut meminta dukungan sarana perikanan berupa mesin tempel untuk menunjang aktivitas nelayan di kawasan pesisir Tanjung Keramat.

Aspirasi mengenai sektor pendidikan disampaikan Asna Rauf. Ia menyoroti akses Program Indonesia Pintar (PIP), terutama bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 6 hingga 10.

Menurut Asna, evaluasi data kesejahteraan masyarakat diperlukan agar penyaluran bantuan pendidikan dapat mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga yang sebenarnya.

Baca Juga :  Banyak Desa Belum Punya Lahan Koperasi,Dedy Hamzah Dorong Pemanfaatan Aset Pemprov

Sementara itu, Suardi Rauf meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan infrastruktur pendukung nelayan. Salah satunya pembangunan tempat parkir perahu yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat pesisir.

Ia juga mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hamzah Muslimin memastikan seluruh aspirasi warga akan dihimpun sebagai bahan perjuangan melalui DPRD Provinsi Gorontalo.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya yang ada di Tanjung Keramat, akan saya catat dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta mekanisme yang berlaku,” ungkap Hamzah.

Baca Juga :  Perundungan di SMA Gorontalo, dr.Sri Darsianti Tuna Minta Penanganan Adil

Politisi DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo itu mengatakan, reses menjadi kesempatan bagi wakil rakyat untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai, sejumlah kebutuhan yang disampaikan warga perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Hamzah berharap aspirasi masyarakat Tanjung Keramat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga program pemerintah lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *