Reses dr. Darsianti Tuna di Talumolo Didominasi Aspirasi Kaum Perempuan, Soroti UMKM, Pendidikan hingga BPJS Ketenagakerjaan

TABAYYUN.CO.ID, KOTA GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo,Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Gorontalo, dr. Darsianti Tuna, melaksanakan reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang menjadi kebutuhan di lingkungan mereka.

Menariknya, mayoritas aspirasi yang disampaikan berasal dari kaum perempuan. Beragam usulan mengemuka, mulai dari penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan kualitas pendidikan, hingga perlindungan pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Silaturahmi Idulfitri DPRD Provinsi Gorontalo dan Pemkab Gorontalo Utara Bahas Infrastruktur dan Kesejahteraan

dr. Darsianti Tuna mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Gorontalo sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Alhamdulillah, hari ini banyak ibu-ibu yang hadir dan menyampaikan aspirasi, mulai dari pengembangan UMKM, persoalan pendidikan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Semua masukan ini akan kami kawal dan perjuangkan sesuai kewenangan di DPRD Provinsi Gorontalo,” ujar Darsianti.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Indogrosir, Pastikan Stok Beras dan Sembako Aman Jelang Lebaran
Seorang warga menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Darsianti Tuna, M.AP, pada kegiatan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Kamis (2/7/2026). Dalam dialog tersebut, masyarakat didominasi kaum perempuan yang mengusulkan berbagai kebutuhan, mulai dari penguatan UMKM, sektor pendidikan, hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Istimewa/Tabayyun.co.id)

Srikandi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dr. Yanti itu menilai tingginya partisipasi perempuan dalam kegiatan reses menunjukkan semakin besarnya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan merupakan gambaran kebutuhan riil yang dihadapi warga sehari-hari.

Baca Juga :  Ghalieb Lahidjun Wakili Ketua DPRD Hadiri Kuliah Umum Menteri HAM di UNG

Ia menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung kepada wakil rakyat agar dapat ditindaklanjuti melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.

“Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat, khususnya kaum perempuan, yang aktif menyampaikan berbagai persoalan. Aspirasi seperti ini menjadi dasar bagi kami untuk menentukan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *