Tabayyun.co.id, GORONTALO — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai NasDem, Ridwan Monoarfa, menyampaikan pesan khusus dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei.
Dalam pernyataannya, Ridwan memberikan penghormatan kepada seluruh pekerja dan buruh yang selama ini dinilai memiliki peran besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut politisi kawakan Ridwan tersebut, kontribusi para pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan.
“Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, 1 Mei, saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh buruh, pekerja, dan tenaga kerja yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan ekonomi bangsa. Dari tangan para buruh, roda zaman terus berputar. Dari peluh mereka, negeri ini menanak harapan dan menjaga nyala pembangunan tetap hidup,” ujar Ridwan dalam siaran pers yang diterima, Kamis (30/4/2026).
Ridwan menilai peringatan Hari Buruh bukan hanya agenda tahunan semata. Ia menyebut momentum tersebut harus menjadi pengingat bersama tentang pentingnya perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
“Buruh adalah mereka yang bangun sebelum fajar, berangkat dengan semangat, dan pulang membawa harapan bagi keluarga. Mereka menyulam kehidupan dengan tenaga, disiplin, dan kesabaran. Karena itu, peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk menegaskan bahwa hak-hak pekerja harus dihormati, dilindungi, dan diperjuangkan bersama,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan hubungan industrial yang sehat antara pekerja dan pengusaha. Menurut Ridwan, keadilan bagi buruh harus diwujudkan melalui upah yang layak, jaminan sosial, dan ruang dialog yang terbuka.
“Hari ini kita merayakan suara yang tak boleh dibungkam, hak yang tak boleh dirampas, dan martabat yang tak boleh ditawar murah. Negara dan seluruh pemangku kepentingan wajib memastikan terciptanya hubungan industrial yang adil, upah yang layak, jaminan sosial yang kuat, serta ruang dialog yang sehat antara pekerja dan pengusaha,” ucapnya.
Ridwan turut mengingatkan pentingnya solidaritas di kalangan buruh. Ia mengatakan sejarah telah menunjukkan bahwa persatuan pekerja mampu menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan sosial dan politik.
“Sejarah telah mengajarkan bahwa ketika buruh bersatu, mereka menjadi kekuatan besar yang mampu mendorong perubahan. Namun ketika tercerai, saling menjatuhkan, dan melupakan nasib bersama, maka perjuangan akan kehilangan arah. Karena itu, persatuan buruh adalah syarat utama lahirnya keadilan sosial,” ungkap Ridwan.
Pada momentum May Day tahun ini, Ridwan mengajak seluruh pekerja di Gorontalo maupun Indonesia untuk tetap menjaga perjuangan secara damai dan demokratis.
“Saya mengajak seluruh elemen pekerja di Gorontalo dan Indonesia untuk terus memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas, dan menjaga perjuangan tetap berada di jalan damai, demokratis, dan bermartabat. Keadilan tidak lahir dari diam, tetapi dari keberanian untuk bersatu dan bergerak bersama,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Ridwan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh buruh yang memperingati Hari Buruh Internasional 2026.
“Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026. Suara buruh adalah denyut demokrasi,” pungkas Ridwan yang juga Wakil Ketua Umum DPRD Provinsi Gorontalo.












