Tabayyun.co.id, Gorontalo — Event Cahaya Night Run 2025 menjadi perhatian pegiat lari di Gorontalo karena hadir sebagai ajang lari malam pertama yang digelar di daerah tersebut. Antusiasme peserta tercermin dari penutupan pendaftaran yang mencapai sekitar 65O orang.
Pengamat lari Gorontalo, Rival Kidamu, menyebut kegiatan ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pelari.
Menurutnya, format lomba malam hari memberikan suasana baru yang belum pernah hadir pada event-event sebelumnya.
“di event Cahaya Night ini event yang dinantikan oleh masyarakat Gorontalo, karena ini menjadi suatu event pertama kali di Gorontalo, yaitu event yang Lari di malam hari, jadi nuansanya beda.” kata Rival. Rabu (26/11/25).
Ia menambahkan bahwa event tersebut memberi warna baru bagi kalender lari lokal yang selama ini didominasi oleh start pagi hari.
“Biasanya event-event yang ada di Gorontalo, star nya subuh,eventnya berbeda,di Night event ini juga menjadi salah satu kebanggaan Gorontalo karena event ini menjadi event yang sangat luar biasa, jadi bukan hanya sangat luar biasa juga, tapi ada juga foto you berbeda dengan foto-foto lain.” ucapnya.

Rival berharap penyelenggaraan tahun ini menjadi standar baru bagi komunitas penyelenggara event lari di Gorontalo.
“Event ini sekaligus menutup kegiatan run di akhir tahun khususnya di Provinsi Gorontalo,” ujanya.
Rival menyebut jumlah peserta sudah dikunci oleh panitia.
“Ketua Pantia Bang Hamzah Sidik menyampaikan untuk pendaftarannya sendiri sudah di tutup. Tentunya, dengan tingginya minat, Cahaya Night Run 2025 diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya lebih banyak kegiatan kreatif di dunia lari Gorontalo.,” pungkasnya.














