Saat Wartawan Mencari Klarifikasi, Muncul Permintaan Agar Memmy Soraya Tak Diberitakan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Persoalan pembayaran pascapelaksanaan SMANTIG RUN 2026 berpotensi memasuki babak hukum berikutnya. Tenggat waktu Somasi I telah berakhir tanpa adanya kepastian penyelesaian, sementara tim hukum kini mempersiapkan Somasi II dan mempertimbangkan penambahan pihak yang akan disomasi.

Salah satu nama yang tengah dibahas adalah Memmy Soraya, Ketua IKA SMANTIG periode 2021–2026 yang disebut memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan SMANTIG RUN 2026.

Sebelum langkah tersebut diputuskan, upaya memperoleh klarifikasi dari Memi terus dilakukan. Sejumlah awak media telah menghubunginya melalui pesan WhatsApp ke nomor pribadi.

Upaya konfirmasi juga dilakukan dengan mendatangi kediamannya di Jalan Aloe Sabar, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Namun, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan langsung dari Memi Soraya. Pesan WhatsApp yang dikirim disebut telah terbaca, tetapi belum mendapatkan jawaban.

Saat awak media mendatangi kediamannya, Memmy juga tidak berhasil ditemui. Awak media hanya bertemu dengan seseorang yang disebut sebagai kerabat dekatnya.

Baca Juga :  Bapenda Kota Gorontalo Bebaskan Denda Pajak Daerah Selama Agustus 2026

Kerabat tersebut meminta agar dirinya tidak diberitakan maupun dikaitkan dengan persoalan SMANTIG RUN 2026.

“Pesan beliau (Memmy) kalau bisa tidak usah diberitakan dirinya,” ungkap kerabat tersebut.

Belum adanya penjelasan langsung dari Memi membuat posisi maupun langkah penyelesaian yang akan ditempuh terkait persoalan pembayaran SMANTIG RUN 2026 masih belum diketahui dari pihaknya.

Nama Memi sendiri disebut berkaitan dengan kegiatan tersebut karena selain menjabat sebagai Ketua IKA SMANTIG periode 2021–2026, ia juga disebut menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Panitia SMANTIG RUN 2026.

Nama memmy Dibahas untuk somasi II

Rencana memasukkan nama Memmy Soraya dalam Somasi II dibenarkan Dewi Ranti Usman dari Kantor Hukum Nismawaty Male, SH and Partners.

Dewi mengatakan, pihaknya tengah membahas kemungkinan penambahan Memi sebagai salah satu pihak yang akan dicantumkan dalam Somasi II.

“Ya, ini tengah kami diskusikan untuk memasukkan nama Ketua IKA SMANTIG periode 2021–2026, Memmy Soraya, dalam Somasi II nanti. Sebab, penambahan pihak yang disomasi menjadi step lanjut dari proses ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Tempat Usaha, Jasin Mohammad Sebut Yummi Place sebagai “Rumah Besar”

Meski demikian, Dewi menegaskan belum ada keputusan final mengenai siapa saja yang akan tercantum dalam Somasi II.

Begitu pula dengan kemungkinan jumlah somasi yang akan dilayangkan. Menurutnya, hal tersebut masih akan melihat perkembangan komunikasi dengan para pihak terkait.

“Semua tergantung para pihak yang diberikan somasi, apakah bersedia membuka komunikasi dengan baik dan tentu juga menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan One Prestasi tersebut,” katanya.

Somasi I Berakhir Tanpa kepastian

Sebelumnya, Somasi I telah dilayangkan terkait persoalan pembayaran setelah pelaksanaan SMANTIG RUN 2026.

Pihak yang disomasi diberikan tenggat waktu 3 x 24 jam untuk memberikan respons dan kepastian penyelesaian. Namun, hingga batas waktu tersebut berakhir, belum diperoleh kepastian mengenai penyelesaian kewajiban yang dipersoalkan.

Kondisi itu kemudian mendorong tim hukum Kantor Hukum Nismawaty Male, SH and Partners menyiapkan langkah lanjutan melalui Somasi II.

Baca Juga :  Lampung Jadi Tuan Rumah PENAS 2027, Provinsi yang Dua Kali Menangkan Jokowi

Tim hukum juga membuka kemungkinan memperluas pihak yang dimintai pertanggungjawaban atau klarifikasi dalam proses tersebut.

Dewi mengatakan, pihaknya sebenarnya masih mengedepankan penyelesaian melalui komunikasi dan itikad baik.

Menurutnya, jalur tersebut masih terbuka sepanjang para pihak bersedia duduk bersama dan mencari solusi terhadap persoalan pembayaran pascapelaksanaan SMANTIG RUN 2026.

“Kami memang berharap para pihak yang telah kami layangkan somasi bisa berkomunikasi dengan baik, kemudian beritikad baik untuk duduk bersama, berdiskusi dan tentunya memberikan kepastian seperti apa penyelesaian masalah utang pascapelaksanaan SMANTIG RUN 2026,” tegas Dewi.

Dengan persiapan Somasi II yang sedang berjalan, persoalan pembayaran SMANTIG RUN 2026 kini menunggu langkah selanjutnya dari para pihak.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Memmy Soraya belum memberikan keterangan langsung mengenai persoalan tersebut maupun kemungkinan dirinya dicantumkan dalam Somasi II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *