Tabayyun.co.id, GORONTALO – Operasi Zebra Otanaha 2025 yang mulai diberlakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota pada Senin (17/11/2025) langsung menghasilkan 43 kendaraan yang terjaring razia. Pelanggaran terbanyak ditemukan pada pengendara yang tidak memakai helm dan pemilik kendaraan yang tidak membawa dokumen lengkap.
Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono, S.Tr.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh satuan lalu lintas di jajaran Polda Gorontalo.
“Kita mulai hari ini sampai tanggal 30. Untuk hari pertama, porsi kita lebih pada tindakan preventif, kemudian baru meningkat ke represif,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pekan awal operasi difokuskan pada edukasi keselamatan. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai saluran agar masyarakat memahami aturan serta jadwal pelaksanaan operasi.
“Kami memberikan pemahaman terkait kelengkapan berkendara. Untuk tahap sosialisasi, kami bekerja sama dengan Pemda melalui penayangan video tron agar masyarakat mengetahui jadwal dan ketentuan operasi,” jelas AKP Mutiara.
Meski langkah pencegahan menjadi penekanan utama, penindakan berupa tilang tetap dilakukan bagi pelanggaran tertentu. Menurutnya, sebagian besar pengendara yang mencoba menghindar biasanya tidak memiliki kelengkapan administrasi maupun perlengkapan kendaraan.
“Kami sudah memasang papan imbauan 50 meter sebelum titik pemeriksaan. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk menghindar,” tambahnya.
Tahun ini, Operasi Zebra menargetkan 11 jenis pelanggaran, termasuk penggunaan telepon seluler saat mengemudi, kelengkapan kendaraan, hingga pelanggaran over dimensi dan over loading (ODOL). Selain itu, Satlantas juga mengidentifikasi enam titik rawan kecelakaan di Kota Gorontalo yang akan dianalisis bersama Jasa Raharja berdasarkan data tiga bulan terakhir.
Sebanyak 31 personel dikerahkan dalam operasi, terdiri dari petugas Satlantas, Provost, Dokes, dan unsur Biro Operasi Polda Gorontalo. Penguatan personel ini diharapkan mendukung pengawasan dan penegakan aturan selama dua pekan pelaksanaan.
AKP Mutiara mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kelengkapan kendaraan maupun dokumen berkendara.
“Yang belum memiliki SIM atau STNK, segera diurus. Pastikan pajak kendaraan aktif. Jangan lupa spion, TNKB, dan tentu saja penggunaan helm saat berkendara,” pesannya.
Operasi Zebra Otanaha 2025 berlangsung dari 17 hingga 30 November 2025, dengan tujuan meningkatkan disiplin lalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Gorontalo.









