Terinspirasi Kisah Nabi Nuh, Miliarder AS Ini Raih Harta Rp214 Triliun

Tabayyun.co.id, JAKARTA — Kisah sukses David Steward menjadi sorotan karena latar inspirasi yang tidak biasa. Pengusaha asal Amerika Serikat itu membangun kekayaan hingga sekitar US$ 12,4 miliar atau setara Rp214 triliun dengan berpegang pada prinsip hidup yang ia pelajari dari kisah Nabi Nuh.

Di tengah berbagai keraguan dan tekanan, Steward memilih untuk tetap konsisten pada keyakinannya. Keputusan tersebut justru menjadi titik balik yang membawanya menuju kesuksesan besar di dunia bisnis.

Kisah Nabi Nuh yang menginspirasinya berkaitan dengan keteguhan dalam menjalankan kebenaran, meski menghadapi cemoohan.

Dalam cerita tersebut, Nabi Nuh tetap membangun bahtera meskipun dianggap aneh oleh masyarakat, hingga akhirnya bahtera itu menjadi penyelamat saat banjir besar datang.

Baca Juga :  Parlemen Dibubarkan, Nepal Gelar Pemilu Maret 2026 : Sushila Karki sebagai PM Sementara

“Saat kamu punya ambisi besar, orang cenderung akan meledek kamu. Mereka jadi paling sering bersuara dan sok menilai kamu. Bahwa kamu tidak seharusnya mengejar mimpi dan ambisi kamu,” kata Steward kepada Forbes pada 2004 silam.

Prinsip tersebut dipegang kuat oleh Steward, terutama karena ia tumbuh dalam kondisi penuh tantangan. Sejak kecil, ia menghadapi diskriminasi rasial dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Saat menempuh pendidikan, ia harus menghadapi sistem segregasi yang memisahkan berdasarkan warna kulit. Kondisi itu turut membentuk ketangguhan mentalnya.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kirim 9 Mahasiswa ke Libya, Didorong Kuasai Bahasa hingga Jejaring Global

Memasuki usia dewasa, tantangan kembali muncul ketika ia memulai bisnis pada 1990-an. Ide usahanya di bidang layanan teknologi komputer kala itu dianggap tidak lazim, bahkan menuai banyak keraguan.

Namun, Steward tetap melangkah dengan keyakinannya. Ia mendirikan World Wide Technology (WWT), yang fokus menyediakan layanan teknologi untuk perusahaan.

Pada masa itu, sektor tersebut belum banyak dikenal. Meski demikian, Steward percaya bahwa teknologi dan internet akan menjadi kebutuhan utama di masa depan.

Perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya usahanya berkembang pesat seiring kemajuan teknologi global.

Baca Juga :  Prabowo Saksikan Penandatanganan 10 MoU RI–Jepang Senilai Rp401 Triliun

Berdasarkan catatan Forbes pada 2022, WWT tercatat sebagai salah satu perusahaan swasta terbesar di Amerika Serikat, dengan pendapatan mencapai sekitar US$ 17 miliar atau setara Rp285 triliun.

Kesuksesan tersebut menjadikan Steward sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh, sekaligus bukti bahwa keteguhan dalam menghadapi keraguan dapat membawa hasil besar.

Kisah ini menunjukkan bahwa inspirasi dapat datang dari mana saja, termasuk dari nilai-nilai yang bersumber dari keyakinan, yang kemudian diterapkan dalam kehidupan dan perjalanan bisnis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *