Thomas Mopili Apresiasi Pengabdian Sri Bardiyati sebagai Kepala BNN Gorontalo

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili memberikan apresiasi atas pengabdian Brigjen Pol Sri Bardiyati selama memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo.

Apresiasi tersebut disampaikan Thomas dalam acara pelepasan Sri Bardiyati yang memasuki masa purna bakti di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo.

Menurut Thomas, berakhirnya masa tugas Sri Bardiyati bukan sekadar pergantian jabatan. Ia menilai masa pengabdian Sri di Gorontalo telah menjadi bagian penting dari perjalanan pemberantasan narkotika di daerah.

“Bukan saja beliau purna tugas, tetapi memang paripurna beliau bertugas di Gorontalo. Beliau tanpa cacat, keberhasilannya meningkat,” ujar Thomas.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo Angkat Tonggobi, Hidupkan Kembali Warisan Musik Tradisional di GKK 2026

Thomas juga menyoroti kiprah Sri Bardiyati sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin BNN tingkat provinsi dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan pengabdian Sri selama berada di Gorontalo.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai kerja sama antara BNN dan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama ini telah menjadi fondasi dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Gusnar berharap pergantian kepemimpinan di BNN Provinsi Gorontalo tidak menghentikan berbagai program dan sinergi yang telah dibangun selama ini.

“Sinergi yang sudah terbentuk harus menjadi modal untuk menghadapi tantangan baru dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika di Gorontalo,” kata Gusnar.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Temui Komisi XII DPR RI, Mikson Desak Solusi Cepat Kelangkaan BBM

Memasuki masa purna tugas pada usia 58 tahun, Sri Bardiyati menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada BNN.

Menurut dia, penanganan persoalan narkotika membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, perbankan hingga masyarakat.

“Perang melawan narkotika bukanlah perang milik BNN semata. Ini adalah perjuangan kita bersama,” ujarnya.

Sri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan tugasnya selama bertugas di Gorontalo.

Ia berharap kolaborasi yang telah terbentuk dapat terus dilanjutkan oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga Gorontalo dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Cek Bantuan IKM Rp2,825 Miliar, Pastikan Tepat Sasaran dan Berdampak

Di penghujung masa pengabdiannya, Sri turut mengenang berbagai pengalaman dan hubungan yang terbangun selama menjalankan tugas di Gorontalo.

“Ada pertemuan yang meninggalkan persaudaraan, ada kerja sama yang melahirkan kepercayaan, dan ada kebersamaan yang meninggalkan kenangan yang tidak akan pernah selesai ditulis oleh waktu,” tuturnya.

Pelepasan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Sri Bardiyati sebagai Kepala BNN Provinsi Gorontalo sekaligus momentum untuk memperkuat kesinambungan upaya pemberantasan narkotika di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *