Tiga Hari Tanpa Kabar, Kamarudin Kasim Khawatir Anak dan Menantunya, Cucu Dibawa Pergi

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Kecemasan dirasakan Kamarudin Kasim setelah anak perempuan bernama Novita dan menantunya Ridho meninggalkan tempat kos di Kota Gorontalo sejak Jumat sore. Hingga Minggu (25/10/2026), keduanya belum memberikan kabar mengenai keberadaan mereka.

Kekhawatiran Kamarudin semakin besar karena seluruh nomor kontak yang biasa dihubungi dilaporkan tidak aktif. Kondisi ini membuat keluarga kesulitan menghubungi keduanya untuk memastikan keadaan mereka.

Baca Juga :  Dugaan Cacat Pencalonan Mencuat, Jasin Mohammad Surati Gubernur Tunda Musprov Kadin Gorontalo

Kamarudin mengaku cemas, terlebih setelah sebelumnya muncul informasi mengenai keluarga yang kehilangan anak. Ia khawatir kejadian serupa terjadi pada keluarganya.

“Tentunya, Saya khawatir, karena belum lama ini kan ada informasi mengenai kelurga kehilangan anaknnya,” ujar Kamarudin.

Kekhawatiran itu bertambah setelah Kamarudin mengetahui bahwa anak perempuan dan menantunya tersebut meninggalkan tempat kos tanpa membawa pakaian.

Baca Juga :  Belum Sehari Menjabat, Kapolresta Gorontalo Kota Langsung Turun Serap Aspirasi Warga

Mereka hanya membawa anak mereka yang diperkirakan belum genap berusia satu tahun.

“Mereka meninggalkan kos tidak membawa pakaian,Hanya cucu Saya,” ucap Kamarudin.

Situasi tersebut membuat keluarga berharap keberadaan Sinta , Rhido dan cucunya segera diketahui. Kamarudin juga berharap ada informasi dari masyarakat yang dapat membantu proses pencarian.

Baca Juga :  Thomas Mopili Hadiri Baksos dan Hiburan Rakyat HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

Sementara itu, upaya pencarian turut mendapat bantuan dari aparat kepolisian. Polresta Gorontalo Kota bersama Polsek Kota Tengah disebut sedang berupaya membantu mencari keberadaan mereka.

Keluarga berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga mereka bisa mengetahui kondisi anak perempuan, menantu, dan cucunya.

Hingga berita ini diterbitkan, berdasarkan keterangan Kamarudin Kasim, keberadaan ketiganya masih belum diketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *