TPP ASN Segera Cair, Adhan Dambea Minta Utang di BSG Langsung Dipotong

TABAYYUN.CO.ID,KOTA GORONTALO — Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo segera dicairkan.

Namun, pencairan TPP tersebut disertai instruksi tegas dari Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea kepada ASN yang masih memiliki pinjaman di Bank SulutGo (BSG).

Adhan meminta data ASN yang memiliki kewajiban kredit di BSG segera diserahkan kepadanya. Ia kemudian meminta agar pembayaran angsuran dapat langsung diperhitungkan dari TPP yang diterima pegawai.

“Masukan daftar nama pegawai yang ada utang di Bank BSG, lalu langsung potong di TPP,” kata Wali Kota Adhan.

Baca Juga :  Kota Gorontalo Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan H.B. Jasin Mulai 27 Oktober

Pernyataan tersebut disampaikan Adhan saat menutup rangkaian kegiatan Bulan Wawasan Kebangsaan di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, Ahad (31/8/2026) malam.

Menurut Adhan, kewajiban membayar utang harus menjadi tanggung jawab setiap ASN. Ia meminta pegawai yang memiliki pinjaman tidak menunda pembayaran angsuran.

Adhan bahkan menyinggung konsekuensi utang yang menurutnya tidak hanya berkaitan dengan tanggung jawab seseorang di dunia, tetapi juga pertanggungjawaban di akhirat.

Baca Juga :  Wali Kota Gorontalo Minta ASN Kritik dengan Etika, Bukan Fitnah

“Karena hutang ini pertanggungjawabannya bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Dan sebagai Wali Kota, saya bertanggung jawab tentang hal ini,” tegas Adhan.

Ia kembali mengingatkan ASN Pemkot Gorontalo yang memiliki pinjaman di bank agar membayar kewajiban secara rutin hingga lunas.

“Oleh sebab itu, saya minta untuk para ASN yang memiliki hutang di bank untuk tidak menunda-nunda pembayaran angsurannya sampai pada pelunasan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kapolresta Gorontalo Kota Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Tekankan Integritas dan Peningkatan Kualitas Pengabdian

Kebijakan tersebut menjadi perhatian tersendiri menjelang pencairan TPP ASN pada September 2026. Di satu sisi, TPP merupakan hak pegawai, sementara di sisi lain pemerintah mengingatkan pentingnya menyelesaikan kewajiban finansial.

Adhan berharap seluruh ASN dapat menjalankan kewajiban pembayaran utang secara tertib sehingga persoalan kredit tidak berkembang menjadi masalah berkepanjangan.

“Jadi saya minta seluruh ASN menjalankan kewajiban pembayaran utang secara tertib sehingga tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut,” pungkas wali kota dua periode itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *