Standar Hidup Naik, IPM Gorontalo Terus Tumbuh Tahun 2025

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 72,62, naik 0,61 poin atau 0,85 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di angka 72,01.

Kabar baik ini disampaikan oleh Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, dalam konferensi pers pada Rabu (5/11/2025). Ia menjelaskan bahwa seluruh dimensi pembentuk IPM menunjukkan peningkatan, terutama pada aspek standar hidup layak.

Baca Juga :  Dosen UNG Disorot Usai Ucapkan Pernyataan Soal Dumoga di Forum Publik

“Seluruh komponen penyusun IPM mengalami kenaikan, dan yang paling menonjol adalah dimensi standar hidup layak,” ujar Dwi Alwi Astuti.

Dari data BPS, umur harapan hidup bayi yang lahir pada tahun 2025 tercatat 71,06 tahun, meningkat 0,33 tahun dibanding bayi yang lahir pada 2024.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNG Dorong Pemberdayaan Perempuan Adat di Talumelito Lewat Inovasi Digital dan Produk Lokal

Pada dimensi pendidikan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun naik menjadi 13,18 tahun, atau meningkat 0,01 tahun dari tahun sebelumnya. Sementara rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas juga meningkat dari 8,29 tahun menjadi 8,38 tahun.

Kenaikan signifikan terjadi pada dimensi standar hidup layak, yang diukur berdasarkan pengeluaran riil per kapita per tahun (disesuaikan).

Baca Juga :  Baznas RI dan Lakpesdam PWNU Gorontalo Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat Al-Qur’an untuk Disabilitas Rungu

Tahun 2025 mencatat peningkatan sebesar Rp398 ribu atau 3,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan IPM ini menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat Gorontalo terus membaik, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan ekonomi. Meski begitu, BPS menilai masih ada tantangan dalam menjaga momentum pertumbuhan, terutama dalam memperluas akses pendidikan dan memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *