Libatkan Ombudsman,Kadis Pendidikan Gorut Dukung SPMB Transparan di Tingkat SMA/SMK

Tabayyun.co.id, GORONTALO UTARA — Upaya memperkuat transparansi dalam penerimaan peserta didik baru terus dilakukan melalui sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk kehadiran tim Ombudsman Provinsi sebagai bagian dari pengawasan eksternal terhadap jalannya proses penerimaan.

Sosialisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan sesuai aturan, sekaligus meminimalisir potensi permasalahan di lapangan.

Baca Juga :  Sampah Menggunung di RS ZUS, ZAMRUD Desak Komisi I DPRD Provinsi Panggil Bupati dan Direktur : Dinilai Tak Becus Bekerja

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, S.Pd., M.Pd., hadir dalam kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan sistem yang lebih terbuka dan berintegritas.

Ia menilai, keterlibatan Ombudsman merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Bukan Sanksi, Tapi ‘Penyelamatan’? AP3 Pertanyakan Sikap Kadis Irwan di Momentum HUT Gorut

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pihak dapat memahami mekanisme SPMB SMA/SMK secara menyeluruh, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan transparan, objektif, dan akuntabel,” ujarnya. Kamis 05/05/26.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menjamin pemerataan akses pendidikan bagi seluruh siswa.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah provinsi dalam menghadirkan sistem penerimaan yang adil dan tanpa diskriminasi, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Direktur RS ZUS Gorontalo Utara Bungkam soal Sampah Menggunung, Warga Pertanyakan Kepedulian Manajemen

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam sosialisasi menjadi kunci dalam menciptakan sistem penerimaan yang lebih baik.

“Kami berharap dengan adanya pengawasan dan keterbukaan, pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lebih baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *