TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Prof. Dr. H. Abdul Kadim Masaong, M.Pd., mengungkapkan capaian signifikan yang diraih kampusnya dalam enam tahun terakhir. Nilai aset UMGO kini mencapai Rp107,81 miliar atau meningkat 152,63 persen dibandingkan tahun 2020 yang masih berada di angka Rp42,67 miliar.
Pencapaian tersebut dipaparkan Abdul Kadim dalam Resepsi Milad ke-18 dan Wisuda ke-23 UMGO yang digelar di Aula David Bobihoe Kampus UMGO, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, peningkatan aset tersebut merupakan indikator menguatnya kapasitas kelembagaan UMGO sekaligus hasil dari pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas akademik, dan tata kelola kampus secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan aset ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti komitmen UMGO dalam membangun perguruan tinggi yang semakin berkualitas, modern, dan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat,” ujar Abdul Kadim.
Berdasarkan data yang dipaparkan, total aset UMGO meningkat dari Rp42.674.665.107 pada 2020 menjadi Rp107.810.806.754 pada 2026. Dengan demikian, terjadi kenaikan aset sebesar Rp65.136.141.647 atau tumbuh 152,63 persen dalam kurun waktu enam tahun.
Abdul Kadim menjelaskan, pertumbuhan tersebut didorong oleh pembangunan berbagai fasilitas pendidikan, termasuk Gedung Fakultas Kedokteran, laboratorium modern, serta penguatan sarana pembelajaran berbasis teknologi.
Salah satu fasilitas unggulan yang kini dimiliki UMGO adalah Digital Anatomy Table, perangkat pembelajaran anatomi berbasis teknologi tiga dimensi yang memungkinkan mahasiswa kedokteran mempelajari struktur tubuh manusia secara digital tanpa menggunakan spesimen jenazah.
Selain itu, ruang kuliah dan laboratorium juga terus dilengkapi dengan fasilitas modern untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung peningkatan kualitas lulusan.
Abdul Kadim mengatakan, peningkatan aset tersebut merupakan bagian dari implementasi fase kedua Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2045 yang mengusung tema “Excellent and Leading University 2026–2030.”
Melalui tahapan tersebut, UMGO menargetkan mampu meraih predikat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul pada 2027.
“Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun kualitas akademik, tata kelola, sumber daya manusia, serta ekosistem pembelajaran yang mampu menghasilkan lulusan unggul dan berdaya saing,” jelasnya.
Ia optimistis, pertumbuhan aset yang terus meningkat akan semakin memperkuat posisi UMGO sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkembang pesat di Provinsi Gorontalo dan kawasan Indonesia Timur.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin memadai, UMGO diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen menjadi universitas unggul pada 2027.





