Banyak Desa Belum Punya Lahan Koperasi,Dedy Hamzah Dorong Pemanfaatan Aset Pemprov

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Dedy Hamzah, menyoroti persoalan sejumlah desa yang hingga kini belum memiliki lahan untuk pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, persoalan tersebut perlu diselesaikan secara menyeluruh melalui pendataan aset milik Pemerintah Provinsi Gorontalo yang tersebar di berbagai daerah.

Dalam rapat tersebut,berlangsung di ruangan dulohupa DPRD Provinsi Gorontalo yang di pimpin langsung oleh ketua komisi I Fadli Poha dan dihadiri anggota komisi I serta jajaran OPD terkait,

Dedy menjelaskan, terdapat desa yang belum memiliki lahan sama sekali, sementara beberapa desa lainnya memiliki lahan yang berstatus aset Pemerintah Provinsi Gorontalo. Karena itu, DPRD meminta penjelasan mengenai jumlah, lokasi, dan pemanfaatan aset lahan milik pemerintah provinsi yang berpotensi mendukung program pembangunan gerai koperasi desa.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Lokasi Sekolah Garuda di Haya-Haya, Warga Minta Koperasi Desa

“Kami tidak ingin persoalan ini diselesaikan satu per satu. Karena itu kami meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan data secara menyeluruh mengenai aset lahan yang dimiliki, mulai dari Kabupaten Boalemo, Kota Gorontalo hingga daerah lainnya, termasuk sejauh mana lahan tersebut telah dimanfaatkan dan mana yang masih bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Dedy Hamzah. Dalam rapat tersebut. Senin 08/06/26.

Selain itu, Dedy juga meminta dukungan data dari TNI terkait progres pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini sedang berjalan. Menurutnya, persoalan ketersediaan lahan menjadi salah satu faktor penting yang harus segera dituntaskan agar proses pembangunan tidak terhambat.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Stok BBM Bersubsidi Jelang Lebaran, Soroti Minimnya Penambahan Solar

“Kami juga ingin memperoleh informasi terkait progres pembangunan yang sedang dikejar saat ini. Persoalan lahan harus menjadi prioritas penyelesaian agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target,” ujarnya.

Dedy turut menyinggung keberadaan lahan milik Pemerintah Provinsi Gorontalo di Desa Permata, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Ia menyebut sebagian lahan tersebut telah dimanfaatkan untuk pembangunan KDMP, namun masih terdapat area yang cukup luas dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Tetapkan Perubahan Jadwal Kerja Legislatif Tahun 2025–2026

“Di Desa Permata terdapat lahan milik Pemerintah Provinsi yang cukup luas. Sebagian sudah digunakan untuk pembangunan KDMP, tetapi masih ada lahan yang berpotensi dimanfaatkan. Pemerintah desa dan masyarakat setempat berharap dapat diberikan kesempatan mengelola lahan tersebut untuk mendukung program ketahanan pangan, seperti penanaman jagung dan komoditas lainnya yang hasilnya bisa memberikan manfaat bagi desa maupun pemerintah provinsi,” tutur Dedy.

Ia berharap koordinasi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah desa, dan seluruh stakeholder terkait dapat menghasilkan solusi yang tepat dalam pemanfaatan aset daerah sekaligus mendukung penguatan ekonomi desa melalui program koperasi dan ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *