Belum Dimulai Panitia GHM Dinilai Gagal, LSM Jaman Minta Gubernur Copot Danial Ibrahim Dari Kadispora

Tabayyunn.co.id, GORONTALO — Kritik terhadap penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 kembali menguat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Gorontalo mendesak Gubernur Gusnar Ismail untuk segera mengganti Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim.

Ketua LSM Jaman Gorontalo, Frenkymax Kadir, menilai keberadaan Danial sebagai ketua panitia GHM tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menyebut berbagai keputusan penyelenggara justru menimbulkan polemik yang mencoreng citra daerah.

Baca Juga :  Jasin Mohammad: Dari Jagung ke Ayam Terintegrasi, Arah Baru Industri Perunggasan

“Mulai dari logo yang diduga menjiplak hak orang lain, kemudian logo GHM yang hanya mencantumkan nama Gusnar Ismail dinilai bermasalah. Belum lagi, untuk racepack atau perlengkapan lari justru juga dipersoalkan oleh peserta di media sosial,” ucap Max, Sabtu (22/11/2025).

Ia menyebut bahwa hingga kini belum terlihat capaian signifikan dari Kadispora sejak menjabat.

Baca Juga :  Tak Perlu Tunggu Tahun 2031, DPP PDIP Resmi Pecat Wahyudin Moridu Usai Dinilai Cemarkan Partai

“Yang ada justru, kontingen POPNAS Gorontalo yang hampir tidak berangkat,” katanya.

Max menegaskan perlunya tindakan tegas demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah provinsi.

“Olehnya, untuk menjaga nama baik Provinsi Gorontalo, kami minta Gubernur Gorontalo copot Kadispora Provinsi,” ucapnya.

Ia juga menyoroti potensi dampak reputasional kegiatan lari tersebut.

“Kasihan 3.250 pelari, kebanyakan dari luar Daerah. Ini kemudian yang harus di pikirkan oleh Pemerintah Provinsi sebagai pihak penyelenggara,” sambungnya.

Baca Juga :  Sebut Event Domino Pordi Gorontalo Judi, Peserta Pertanyakan Sikap Wali Kota

Selain itu, Max mengkritik sikap Danial saat menyampaikan permohonan maaf kepada Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang dinilai tidak mencerminkan etika seorang pejabat.

“ Ibu Idah orang tua kita, dan juga Wakil Gubernur Gorontalo. Tak sepantasnya Danial memperlihatkan ekspresi tertawa seperti itu, seakan tidak merasa bersalah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *