Breaking News! Aldi Andalan Uloli Dipastikan Tak Akan Dapat Rekomendasi CV Diantama Agroindo Maju Bursa Ketua Kadin Gorontalo

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Peta persaingan menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo kembali mengalami dinamika.

Mantan Ketua Tim Aldi Andalan Uloli, Jasin Mohammad, menegaskan bahwa dirinya kembali mempertimbangkan untuk tidak mengeluarkan rekomendasi kepada Aldi Andalan Uloli sebagai wakil CV Diantama Agroindo dalam bursa pencalonan Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo.

Pernyataan tersebut disampaikan Jasin sebagai bentuk evaluasi terhadap hubungan komunikasi yang selama ini terjalin dengan Aldi Andalan Uloli.

Menurutnya, komunikasi menjadi salah satu syarat utama yang harus dimiliki oleh seorang calon pemimpin organisasi sebesar Kadin.

“Organisasi sebesar Kadin membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membangun komunikasi yang baik, bukan hanya kepada saya, tetapi juga kepada seluruh pengurus. Selain itu, integritas juga menjadi faktor yang sangat penting,” ujar Jasin. Kamis,13/08/26.

Ia mengungkapkan, selama kurang lebih 11 bulan terakhir dirinya menilai komunikasi Aldi Andalan Uloli sangat minim. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama dirinya kembali mengevaluasi dukungan yang sebelumnya telah diberikan.

Baca Juga :  Anniversary ke-3 TikTok Gembel Gorontalo, Aldi Uloli Dorong Kreator Perkuat Jejaring

“Artinya, jika saya saja diperlakukan seperti ini, bagaimana nanti ketika memimpin Kadin? Bagaimana komunikasi dengan para pengurus ke depan,” ungkap Jasin dengan nada kecewa.

Atas dasar itu, Jasin menyatakan dirinya kembali mempertimbangkan keputusan untuk memberikan rekomendasi kepada Aldi Andalan Uloli sebagai calon yang diusung melalui CV Diantama Agroindo.

“Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan bahwa saya kembali mempertimbangkan apabila Aldi akan mewakili perusahaan CV Diantama Agroindo dalam pencalonan nanti,” tegasnya.

Berada di Garda Terdepan

Jasin bukan sosok baru dalam perjalanan politik organisasi Aldi Andalan Uloli.

Sebelumnya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berada di garis depan mendukung Aldi sejak awal munculnya wacana pencalonan Ketua Kadin Gorontalo.

Jasin ikut mengawal berbagai tahapan, mulai awal bulan September 2025 dari sosialisasi hingga konsolidasi dengan pengurus Kadin di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

Diketahui, sesuai Kepres Nomor 18 Tahun 2022, ART Pasal 34 dan PO Kadın Nomor 283 tahun 2023, CV Diantama Agroindo merupakan salah satu perusahaan yang telah memiliki kelengkapan Kartu Tanda Anggota (KTA) sesuai ketentuan organisasi sehingga dinilai memenuhi syarat administratif untuk mengusung calon Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Lonjakan Turis Asing di Botubarani, Imigrasi Gorontalo Buka Gerai Konsultasi Izin Tinggal

Namun, di tengah proses konsolidasi tersebut, Jasin mengaku mulai menemukan sejumlah persoalan yang membuat dirinya mengevaluasi kembali dukungan yang telah diberikan.

Menurutnya, selain komunikasi yang minim, terdapat pula sejumlah tugas penting dalam proses konsolidasi yang menjadi tanggung jawab Aldi, salah satunya terkait penyelesaian administrasi KTA bagi pengurus Kadin Gorontalo.

Padahal Informasi yang Ia terima kata Jasin, dari Kerabat Dekat Aldi Uloli Selama setahun berproses menuju Caketum Kadin Gorontalo sudah mengeluarkan biaya diatas 1 Milyar Rupiah.

Kilas Balik Perjuangan Jasin

Jika menoleh ke belakang, Jasin Mohammad merupakan salah satu figur pertama yang secara terbuka memasang badan dan memberikan dukungan kepada Aldi Andalan Uloli menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi Kadin Gorontalo.

Baca Juga :  Upacara Hari Lahir Pancasila di Polresta Gorontalo Kota Berlangsung Khidmat

Dukungan dimaksud dengan memberikan Aldi Masuk dalam jajaran Direksi Perusahaan CV Diantama Agroindo sesuai Akta Perubahan Notaris Nomor 27 Tanggal 25 November 2025 oleh Notaris Lisa Purnawati Nento. S,H.

Dukungan tersebut, bahkan sempat memunculkan dinamika di internal organisasi. Sikap Jasin kala itu dinilai bertentangan dengan kebijakan internal Kadin Gorontalo hingga berujung pada diterbitkannya Surat Peringatan (SP1) dan Dikeluarkan dari Kepanitiaan Muprov oleh Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) Kadin Gorontalo.

Meski demikian, Jasin tetap berada di barisan pendukung Aldi dan ikut mengawal berbagai proses konsolidasi.

Kini, setelah hampir setahun berjalan, sikap tersebut berubah. Ia mengaku mulai mempertimbangkan kembali dukungan yang selama ini diberikan karena menilai komunikasi sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi.

Pernyataan Jasin diperkirakan akan menjadi perhatian serius dalam dinamika bursa calon Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo, mengingat rekomendasi perusahaan anggota yang memenuhi syarat menjadi salah satu bagian penting dalam proses pencalonan sesuai mekanisme organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *