Bupati Ismet Mile: Literasi Harus Bermuara pada Kesejahteraan Masyarakat

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa penguatan literasi tidak boleh berhenti pada kemampuan membaca dan menulis.

Menurutnya, literasi harus mampu membentuk pola pikir, memperkuat kemampuan menyelesaikan persoalan, hingga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ismet saat membuka Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan Tingkat Kabupaten Bone Bolango di Aula Bappeda Litbang Bone Bolango, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalisasi Mutu Layanan dan Pengelolaan Perpustakaan Melalui Standardisasi Akreditasi Nasional Menuju Bone Bolango Juara”.

Ismet mengatakan, literasi merupakan bagian dari penerapan ilmu, teori, dan gagasan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, masyarakat perlu didorong tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu memahami informasi dan menggunakannya untuk menentukan langkah yang tepat.

Baca Juga :  Bone Bolango Dukung Penuh Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

“Literasi ini sesungguhnya bukan hanya membaca dan menulis. Dari membaca, kita menimba ilmu. Dari ilmu itu, kita membangun kemampuan dan kematangan dalam menghadapi berbagai persoalan,” ujar Ismet.

Menurut dia, kemampuan berpikir dan memahami persoalan juga menjadi modal penting bagi aparatur pemerintahan. Dengan pemahaman yang baik, setiap persoalan yang muncul dapat dihadapi melalui pertimbangan dan solusi yang lebih tepat.

Ismet juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan membaca dari lingkungan keluarga. Menurutnya, perpustakaan tidak harus selalu berbentuk fasilitas formal dengan koleksi buku yang lengkap.

Baca Juga :  Rumah Tahfidz Tilongkabila Ajak Warga Hidupkan “Berkah Jumat, Saling Berbagi”

Bahkan, bahan bacaan sederhana yang tersedia di rumah dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan.

“Kalau tidak ada buku, kertas-kertas kerja pun bisa menjadi bahan untuk kita membaca dan menimba ilmu,” katanya.

Ia menilai budaya literasi yang semakin kuat akan membuat masyarakat memiliki kemampuan lebih baik dalam mengenali persoalan sekaligus mencari jalan keluarnya.

Kemampuan tersebut, kata Ismet, pada akhirnya akan berpengaruh terhadap keberhasilan pembangunan. Program pemerintah diharapkan tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dewa Diko ‘Semprot’ Kapolres Bone Bolango: “Woi Kapolres! Nte Pengecut Bro”

Ismet menegaskan, seluruh aktivitas pemerintahan harus memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga stabilitas daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone Bolango.

Dalam kegiatan tersebut, Ismet turut menyoroti peran organisasi kemasyarakatan dalam membangun budaya literasi. Ia menyebut PKK dan kelompok Dasawisma dapat menjadi bagian penting dalam mendorong kebiasaan membaca dan meningkatkan kapasitas masyarakat dari lingkungan keluarga.

“Boleh kita berbeda ruang, tetapi arahnya harus sama, bagaimana membangun Bone Bolango sesuai harapan masyarakat, yaitu terciptanya kesejahteraan sosial yang menjadi bagian dari kehidupan seluruh masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *