Dirut Bulog Sidak Pasar Sentral Gorontalo, Ahmad Rizal Pastikan Harga Pangan Terkendali dan Minyak Kita Tepat Sasaran

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) Senin, 22/06/26 di Pasar Sentral Gorontalo untuk memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap stabil serta menjamin ketersediaan stok pangan bagi masyarakat.

Sidak tersebut dilakukan bersama jajaran Bulog, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi mengingat Pasar Sentral Gorontalo merupakan salah satu pasar yang masuk dalam sistem pemantauan inflasi nasional.

Dalam pemantauan itu, Bulog mengecek secara langsung harga sejumlah komoditas strategis, mulai dari beras, minyak goreng, cabai, bawang, hingga daging. Hasilnya menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih berada pada level yang relatif stabil.

Harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun beras premium masih sesuai ketentuan. Begitu pula harga cabai dan bawang yang terpantau normal. Meski demikian, Bulog mencatat adanya kenaikan harga daging yang kini berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Pemberantasan Miras Sudah 90 Persen, Wali Kota Adhan: Razia Harus Tetap Jalan

“Alhamdulillah, siang hari ini kami dari Bulog bersama Sinwil dan Pinca Bulog serta Kepala Dinas Perdagangan melaksanakan sidak pasar di Pasar Sentral Gorontalo. Dari hasil pemantauan kami, harga-harga di sini relatif stabil mulai dari beras, minyak kita, bawang hingga cabai. Memang ada kenaikan pada komoditas daging, namun secara umum kondisi pasar masih terkendali,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Selain memastikan stabilitas harga, Dirut Bulog juga menyoroti distribusi program Minyak Kita yang menurutnya harus tetap berada pada jalur distribusi resmi agar manfaat subsidi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami sudah berkomitmen dan menegaskan kepada seluruh jajaran Bulog dari Sabang sampai Merauke bahwa Minyak Kita hanya boleh disalurkan melalui pasar SP Dua KP, pasar rakyat, dan Rumah Pangan Kita (RPK). Apabila ada oknum pimpinan cabang atau pimpinan wilayah yang menjual di luar ketentuan tersebut, kami akan mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua Bawaslu RI Ajak Generasi Muda Jadi Penjaga Moral Demokrasi

Ia menegaskan Bulog tidak akan mentolerir penyimpangan distribusi yang berpotensi menyebabkan minyak goreng subsidi dijual dengan harga di atas ketentuan pemerintah. Karena itu, pengawasan terhadap jalur distribusi akan terus diperketat.

Tak hanya itu, Bulog juga memastikan akan memberikan sanksi kepada pengecer yang menjual Minyak Kita melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter apabila produk tersebut berasal dari Bulog.

“Bagi pengecer yang terbukti menjual Minyak Kita di atas harga Rp15.700 per liter dan barangnya berasal dari Bulog, maka izinnya akan kami cabut. Kami ingin masyarakat mendapatkan haknya dengan harga yang sesuai dan tidak dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Tampilkan Lagu Daerah, Bahana Teladan SMPN 1 Molibagu Curi Perhatian Penonton

Menurut Ahmad Rizal, pengawasan harga dan distribusi pangan merupakan langkah penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah. Karena itu, Bulog akan terus melakukan pemantauan rutin di berbagai wilayah guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga berada dalam batas yang wajar.

Ia juga memastikan kondisi cadangan pangan nasional saat ini dalam keadaan aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

“Harapan kami harga jual sembako, baik di Gorontalo maupun seluruh Indonesia, tetap sesuai dengan HET dan ketentuan pemerintah sehingga tidak memberatkan masyarakat. Kami ingin seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan harga yang terjangkau. Stok pangan nasional saat ini sangat mencukupi, baik beras, minyak goreng maupun komoditas lainnya. Kami yakinkan stok pangan Indonesia dalam kondisi aman hingga tahun depan,” pungkas Ahmad Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *