TABAYYUN.CO.ID, POLITIK– Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, mengaku mendapat perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029.
Menanggapi arahan tersebut, Erwin menyatakan kesiapannya untuk menjalankan mandat partai.
Pernyataan itu disampaikan Erwin usai Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Hotel Fox Gorontalo, Minggu (5/7/2026).
Menurut Erwin, langkah menuju DPR RI bukan sekadar memenuhi instruksi partai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan representasi generasi muda Gorontalo di tingkat politik nasional.
“Pertama saya masih sama kayak kemarin, saya diperintahkan untuk maju ke DPR RI. Jawaban saya cuma satu, siap. Setelah ini mungkin kita akan siap-siap dulu rantingnya, grassroot-nya, investasi sosial. Alhamdulillah 5 tahun terakhir di DPRD Provinsi Gorontalo kinerja saya juga sudah diketahui masyarakat,” ujar Erwin.
Ia menilai sudah saatnya anak muda berani tampil dan bersaing di panggung politik nasional.
Menurut Erwin, kesempatan tidak akan datang dengan sendirinya jika hanya menunggu diberikan oleh para senior.
“Karena kita ingin generasi muda yang umuran kita itu sudah harus tampil di nasional. Politik itu tidak akan diberikan dari senior ke senior. Kita harus rebut. Ketika hari ini saya mewakili anak muda di panggung politik lokal Gorontalo, saya berharap itu menjadi pemicu buat teman-teman untuk ikut maju,” katanya.
Erwin juga mengaku tidak gentar menghadapi persaingan dengan tokoh-tokoh senior apabila nantinya bertarung memperebutkan kursi DPR RI.
Baginya, keberanian anak muda untuk tampil merupakan nilai penting dalam demokrasi.
“Kalau saya kalah sama senior-senior itu, Erwin Ismail tetap dapat tepuk tangan karena menjadi anak muda yang berani melawan senior. Tapi bagaimana kalau saya yang menang? Insya Allah kita berjuang dulu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan alasan lain yang membuatnya memilih jalur legislatif nasional dibanding maju sebagai kepala daerah.
Menurutnya, kebijakan pemerintahan saat ini cenderung memusatkan anggaran di Jakarta sehingga dibutuhkan wakil daerah yang mampu memperjuangkan kepentingan Gorontalo langsung di tingkat pusat.
“Kenapa saya mau ke DPR RI? Karena saya melihat sekarang banyak kebijakan dan anggaran yang terpusat di Jakarta. Saya berpikir, untuk membangun Gorontalo yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisien, sepertinya saya harus ke DPR RI, bukan jadi kepala daerah,” tegasnya.
Erwin yang kembali mencalonkan diri kembali sebagai ketua DPD partai Demokrat menambahkan, sebagai partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Partai Demokrat akan terus berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Ia berharap kehadirannya di DPR RI nantinya dapat memperkuat perjuangan membawa lebih banyak program dan anggaran bagi Provinsi Gorontalo.












