DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Proyek Sekolah Rakyat Unggulan Rp227 Miliar di Boalemo

Tabayyun.co.id, Boalemo — Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pemantauan langsung terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Unggulan (SRU) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Minggu (5/4/2026). Proyek pendidikan berskala besar ini digadang-gadang menjadi salah satu pengungkit kualitas sumber daya manusia di daerah.

Pembangunan SRU tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp227 miliar dan kini tengah memasuki tahap pengerjaan fisik. Di lapangan, progres terus digenjot oleh pihak kontraktor dengan target penyelesaian selama 245 hari kerja atau kurang lebih enam bulan.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Sidak SPPBE Haya-Haya, Telusuri Penyebab Langkanya LPG 3 Kg

Dalam kunjungan itu, rombongan dewan turut didampingi pihak pengembang, kontraktor pelaksana, serta konsultan proyek. Mereka memaparkan berbagai aspek teknis terkait pelaksanaan pembangunan yang sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, proyek ini mencakup 33 komponen pekerjaan utama. Fasilitas yang dibangun meliputi asrama siswa, hunian tenaga pendidik, hingga sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, memberikan apresiasi terhadap konsep sekolah yang dirancang dengan sistem asrama modern.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Pastikan Proses Seleksi KPID Berjalan Transparan

“Ini adalah kesempatan emas bagi putra-putri di Provinsi Gorontalo, khususnya warga Kabupaten Boalemo. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pemerintah dan sistemnya berasrama,” ujar Espin Tulie di sela-sela kegiatan.

Ia menilai, kehadiran Sekolah Rakyat Unggulan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga :  Kantor Lurah Tumbihe Bocor dan Sering Banjir Saat Hujan, dr.Sri Darsianti Tuna Soroti Kondisinya

“Dengan adanya Sekolah Rakyat Unggulan ini, kami berharap perekonomian daerah meningkat dan angka kemiskinan dapat ditekan, sekaligus memutus mata rantai kemiskinan di Provinsi Gorontalo. Sektor pendidikan di kabupaten ini pun akan semakin baik ke depannya,” pungkasnya.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *