DPRD Provinsi Sambut Dubes UEA di Gorontalo, Mopotilolo Jadi Simbol Penghormatan dan Buka Peluang Kerja Sama

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Ramdan Liputo, menghadiri prosesi penyambutan secara adat Mopotilolo dalam rangka kunjungan kerja Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) ke Provinsi Gorontalo.

Prosesi penyambutan berlangsung di VIP Bandara Djalaludin Gorontalo, Selasa (11/8/2026). Kehadiran Ramdan menjadi bagian dari dukungan lembaga legislatif terhadap kunjungan diplomatik perwakilan negara sahabat tersebut.

Mopotilolo merupakan salah satu tradisi adat Gorontalo yang digunakan dalam menyambut tamu kehormatan. Prosesi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga memperlihatkan identitas dan kekayaan budaya Gorontalo kepada para tamu yang datang dari luar daerah maupun mancanegara.

Ramdan mengatakan, kunjungan Duta Besar UEA merupakan sebuah kehormatan bagi Provinsi Gorontalo sekaligus momentum untuk membangun komunikasi yang lebih luas.

Baca Juga :  Hamzah Muslimin Hadiri Pelantikan KKSS Gorontalo, Dorong Kontribusi Ekonomi Daerah

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Provinsi Gorontalo dengan adanya kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab. DPRD tentu memberikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan ini,” ujar Ramdan.

Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki arti strategis karena dapat membuka ruang komunikasi antara Gorontalo dan UEA, khususnya dalam menjajaki berbagai peluang kerja sama.

Ia berharap hubungan yang terbangun tidak berhenti pada agenda penyambutan atau pertemuan seremonial, tetapi dapat berlanjut pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kita, kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam bidang yang memiliki potensi dikembangkan di Gorontalo. Kita memiliki berbagai potensi daerah yang perlu terus diperkenalkan,” katanya.

Baca Juga :  Tak Menunggu Program Datang, Komisi I DPRD Provinsi Apresiasi Desa Tangkobu Siapkan Fondasi Koperasi Merah Putih

Ramdan menilai Gorontalo memiliki sejumlah potensi yang dapat ditawarkan kepada mitra internasional, baik dalam sektor pertanian, perdagangan, investasi maupun bidang lainnya.

Karena itu, menurut dia, kehadiran perwakilan diplomatik UEA menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki Gorontalo.

Selain membuka peluang kerja sama, Ramdan juga memberikan perhatian terhadap penggunaan adat Mopotilolo dalam penyambutan tersebut.

Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai penting karena memperlihatkan karakter masyarakat Gorontalo yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap tamu.

Pengenalan budaya lokal kepada tamu mancanegara juga dinilai dapat menjadi bagian dari diplomasi budaya yang memperkuat citra Gorontalo di tingkat internasional.

Baca Juga :  Belajar dari Sulut, DPRD Provinsi Gorontalo Matangkan Ranperda Pajak demi Dongkrak PAD

Ramdan menegaskan, keterbukaan terhadap peluang kerja sama internasional tidak harus menghilangkan identitas daerah. Sebaliknya, budaya lokal dapat menjadi salah satu kekuatan yang diperkenalkan bersamaan dengan potensi ekonomi dan pembangunan daerah.

Dengan penyambutan secara adat tersebut, Gorontalo menunjukkan bahwa hubungan dengan dunia internasional dapat dibangun dengan tetap menjunjung nilai-nilai budaya lokal.

Kunjungan Duta Besar UEA diharapkan menjadi langkah awal bagi terbukanya komunikasi yang lebih intensif antara Gorontalo dan Uni Emirat Arab.

DPRD Provinsi Gorontalo pun berharap peluang kerja sama yang muncul dari kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti secara konkret, sehingga tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi mampu menghadirkan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *