Enam Aspirasi Mengemuka dalam Reses Indriani Dunda, Apa Saja yang Diminta Warga?

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Bantuan kebutuhan dasar, penguatan usaha masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur lingkungan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan kelompok majelis taklim dalam kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Indriani Dunda.

Reses masa persidangan pertama tahun 2026–2027 tersebut berlangsung di kediaman Indriani Dunda, Kelurahan Tomulabutao Selatan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Majelis Taklim Shalawat Jabbar Rahman dari Kelurahan Pulubala dan Majelis Taklim Iloheluma dari Kelurahan Dembe Jaya.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Komisi II Bahas Keluhan Pemuda Pohuwato: Air, Tambang, Lingkungan hingga Lapangan Kerja

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan bantuan listrik bagi masyarakat kurang mampu. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban rumah tangga, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Selain itu, warga Kelurahan Dembe Jaya mengusulkan bantuan paving block untuk mendukung perbaikan infrastruktur lingkungan. Usulan tersebut berkaitan dengan kebutuhan fasilitas jalan yang lebih baik agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar.

Di sektor ekonomi, masyarakat turut mengusulkan bantuan pangan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Program tersebut diharapkan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gorontalo Sambut Kunjungan Kantor Bahasa, Bahas Konsolidasi dan Bulan Bahasa

Aspirasi lainnya menyangkut pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) pangan. Warga berharap pemerintah memberikan dukungan agar pelaku usaha pangan lokal dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usahanya.

Masyarakat juga mengusulkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan program PEKA, serta pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbagai usulan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan sosial, tetapi juga akses terhadap pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, dan dukungan bagi usaha produktif.

Baca Juga :  Kadin: Sentimen Dunia Usaha Melemah pada Kuartal II 2026, Pelemahan Rupiah dan Regulasi Jadi Tantangan Utama

“Aspirasi kelompok majelis taklim akan menjadi bahan perjuangan dan koordinasi dengan pemerintah serta OPD terkait,” kata Indriani.

Melalui kegiatan reses ini, Indriani Dunda menampung aspirasi dari kelompok majelis taklim untuk selanjutnya diperjuangkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah serta organisasi perangkat daerah terkait sesuai kewenangan dan ketersediaan program.

Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan daerah, sehingga kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan mendapat perhatian dalam kebijakan pemerintah Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *