Gebyar UMKM Gorontalo 2026 Resmi Dibuka, DPRD Provinsi Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Opening Ceremony Gebyar UMKM Gorontalo 2026 resmi digelar di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing untuk Ekonomi Gorontalo yang Tangguh dan Mandiri”.

Tema itu menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin kompetitif di tingkat daerah maupun nasional.

Acara diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa bersama. Suasana kemudian semakin meriah dengan penampilan tarian pembuka.

Panitia juga menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sebelum dilanjutkan sambutan dari perwakilan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Di Momentum 25 Tahun Gorontalo, DPRD Ingatkan Pemerataan Pembangunan Masih Jadi PR Besar

Dalam sambutannya, pihak Bank Indonesia menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama terkait pembiayaan dan penjualan produk UMKM.
Selain itu, dilakukan Kick Off Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026 serta launching G-20 sebagai bagian dari agenda pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Usai seremoni, para tamu undangan melakukan kunjungan ke booth UMKM dan festival kuliner yang menampilkan beragam produk unggulan Gorontalo.

Kepala Bank Indonesia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas produk UMKM, terutama pada aspek kemasan, desain, serta mutu wastra karawo sebagai identitas khas daerah.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Sambut Positif Program Sawah Baru 5.600 Hektare untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Ia juga menekankan perlunya perluasan akses pasar hingga tingkat nasional dan global melalui onboarding ke platform e-commerce.

Selain itu, inovasi produk berbasis digital dan ramah lingkungan atau green economy dinilai menjadi kebutuhan penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.

Peran generasi muda juga dianggap strategis dalam pengembangan UMKM, termasuk melalui program duta UMKM sebagai wadah kreativitas dan kewirausahaan.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Lolly Yunus, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting memperkuat sinergi pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ingatkan Keselamatan Penumpang Saat Peninjauan Arus Mudik

“Gebyar UMKM ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi menjadi langkah konkret dalam mendorong UMKM Gorontalo naik kelas. Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya peningkatan kualitas, akses pasar, dan inovasi produk agar UMKM mampu bersaing di tingkat nasional hingga global,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Melalui Gebyar UMKM Gorontalo 2026, diharapkan daya saing produk lokal semakin meningkat dan fondasi ekonomi daerah menjadi lebih kuat ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *