GKK-HARFEST 2026 di Depan Mata, Sultan Kalupe Perkuat Koordinasi Pengamanan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mematangkan skema pengamanan pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) dan Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026.

Finalisasi dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah instansi terkait di Kantor Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Senin (24/8/2026).

Rapat tersebut mempertemukan unsur Polda Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo, Polres Gorontalo Kota, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, serta pihak Event Organizer (EO).

Pertemuan dipimpin Asisten III Setda Provinsi Gorontalo Syukri Suratinoyo. Pembahasan diarahkan untuk memastikan seluruh kebutuhan pengamanan dan teknis pelaksanaan dua agenda tersebut telah disiapkan secara matang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Dorong Percepatan Izin Tambang saat Sosialisasi UU Minerba Diinisiasi oleh Rusli Habibie

Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Gorontalo dan Kapolresta Gorontalo Kota serta hasil pertemuan lintas instansi yang digelar pada 18 Agustus 2026.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Di antaranya pengamanan lokasi kegiatan, rekayasa dan pengaturan lalu lintas, penataan kawasan acara, hingga pembagian tugas antarinstansi.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe mengatakan, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci agar pelaksanaan GKK dan HARFEST dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak, khususnya dalam aspek keamanan dan ketertiban. Harapannya, GKK dan HARFEST 2026 dapat berlangsung aman, nyaman dan lancar, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” ujar Sultan.

Baca Juga :  Keadilan di Desa Bukan Lagi Mimpi! Bupati Ilham Lawidu Hadirkan Bantuan Hukum Untuk Warga Tojo Una-Una!

Ia menilai GKK dan HARFEST memiliki nilai strategis bagi Gorontalo. Kedua kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif serta produk kerajinan khas Gorontalo.

Karena itu, kesiapan pengamanan dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, peserta, pelaku usaha, wisatawan, maupun pihak lain yang terlibat dalam rangkaian acara.

Baca Juga :  Harga Emas Tak Bergerak, Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi AS

Sultan turut mengapresiasi dukungan Polda Gorontalo, Polres Gorontalo Kota, Pemerintah Kota Gorontalo, Dinas Perhubungan, dan seluruh pihak yang ikut mempersiapkan pelaksanaan GKK dan HARFEST 2026.

“Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan event daerah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan seluruh peserta,” tambahnya.

Dengan finalisasi tersebut, pemerintah berharap seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan dan pemahaman yang sama terkait tugas masing-masing.

Koordinasi juga akan terus diperkuat untuk memastikan rangkaian GKK dan HARFEST 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, sekaligus mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *