Gubernur Gusnar Pastikan Penas XVII Siap Digelar, Gorontalo Catat Sejarah Baru di Indonesia Timur

TABAYYUN.CO.ID, LIMBOTO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan kesiapan Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Kepastian tersebut disampaikan setelah gubernur bersama panitia pusat, panitia provinsi, dan panitia kabupaten melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi utama yang akan menjadi pusat kegiatan Penas XVII.

Empat titik strategis menjadi fokus pengecekan, mulai dari lokasi upacara pembukaan dan penutupan hingga kawasan gelar teknologi yang dilengkapi area pameran, pusat informasi, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga :  PORDI Gorontalo Gelar Turnamen Domino 2025, Ramaikan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

Menurut Gusnar, hasil peninjauan menunjukkan seluruh sarana dan prasarana telah siap digunakan untuk menyambut ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami sudah melakukan pengecekan empat tempat yang akan menjadi pusat nantinya dalam kegiatan pembukaan dan penutupan. Kemudian ada juga lokasi gelar teknologi yang dilengkapi dengan lokasi pameran dan lain-lain, termasuk media center ini,” ucap Gusnar. Rabu,17/06/26.

“Kami nyatakan bahwa Penas Tujuh Belas di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo siap dilaksanakan,” tambah Gusnar.

Sementara itu, Ketua Panitia Muljadi Mario Menjelaskan bahwa pelaksanaan Penas XVII memiliki nilai historis tersendiri bagi Gorontalo. Pasalnya, ajang nasional tersebut untuk pertama kalinya digelar di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga :  OTT Bupati Koltim, Surya Paloh Minta Fraksi NasDem di DPR Panggil KPK

Ia mengatakan kesempatan menjadi tuan rumah Penas XVII merupakan momentum penting yang akan tercatat dalam sejarah pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Gorontalo.

Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat sebanyak 8.702 peserta dari berbagai provinsi telah tiba dan melakukan registrasi di sekretariat panitia.

Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang pembukaan kegiatan.

“Tapi, catatan penting Gorontalo mendapatkan jatah yang ketujuh belas dalam sejarah penas di Indonesia Timur,” ucap Mulyadi.

Sebelumnya, Panitia saat ini masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait pejabat yang akan membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Ada Orang Tak Berkeringat Mau Masuk Kabinet, PKS : Yang Berkorban Prioritas

Selain agenda utama sektor pertanian dan perikanan, peserta juga akan mengikuti berbagai forum organisasi seperti Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta sejumlah asosiasi pertanian nasional.

Di area utama Penas XVII, masyarakat juga dapat menikmati pameran produk unggulan daerah, gelar teknologi pertanian modern, hingga pertunjukan seni dan budaya dari seluruh provinsi peserta.

Panitia juga telah menyiapkan agenda kunjungan ke sejumlah destinasi wisata unggulan Gorontalo sebagai bagian dari promosi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *