Terkait Isu Travel Umroh dan Haji Serta Masalah di Arab Saudi, Mustafa Yasin Buka Suara : Ini Musibah

Tabayyun.co.id, GORONTALO –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Mustafa Yasin, baru saja kembali ke Gorontalo setelah menyelesaikan masalah di Arab Saudi.

Ia mengklarifikasi beberapa isu terkait bisnis travel umroh dan haji yang dikelolanya. Pertama, izin PPU travelnya diblokir bukan dicabut, karena ada aduan dari jamaah yang visanya tertunda.

Baca Juga :  Abaikan Instruksi Presiden, Direktur RS Zus dan Bupati Gorut Terancam Dilaporkan Ke Polda Gorontalo dan Ditjen Gakkum KLHK

‎Aduan tersebut, katanya sudah diselesaikan dengan pengembalian dana 100%. Kedua, berita bahwa ia ditahan di Arab Saudi karena utang adalah tidak benar.‎

‎Ia menjelaskan bahwa masalahnya bersifat administratif dan sudah diselesaikan dengan bantuan pengacara.

“Ketiga, terkait penyelenggaraan haji, Saya mengakui adanya kendala karena perubahan regulasi dan visa furoda yang tidak terbit. Namun, ia menegaskan bahwa semua jamaah sudah diberi solusi, termasuk pengembalian dana atau prioritas keberangkatan tahun depan, ” katanya, pada saat konferensi pers. Senin, 04/08/25 di kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Cegah Pelanggaran, Bidpropam Polda Gorontalo Awasi Ketertiban di Pintu Masuk Mako

‎” Saya juga menolak tuduhan penelantaran Jamaah , saya menyatakan bahwa semua jamaah difasilitasi dengan baik,” Ujarnya. 

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Perhitungannya

Lebih lanjut, Mustafa mengaku dan menyatakan sikap apa yang yang terjadi padanya merupakan musibah dan akan menghadapi konsekuensi etik di DPRD terkait ketidakhadirannya selama dua bulan di DPRD Provinsi Gorontalo. 

Bahkan, terakhir dalam penyampaian Mustafa berencana mengunjungi jamaah untuk memastikan komunikasi dan penyelesaian masalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *