Harga 39 Komoditas di Pasar Talumopatu Stabil, Cabai Rawit Rp133 Ribu Jadi Perhatian

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talumopatu, Kabupaten Bone Bolango, masih menunjukkan kondisi stabil.

Berdasarkan pemantauan harga harian pada 18 September 2026, sebanyak 39 komoditas yang dipantau tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan belum adanya tekanan harga yang signifikan di tingkat pasar dalam dua hari terakhir. Stabilitas terjadi pada sejumlah kelompok komoditas, mulai dari bahan pangan pokok, bumbu dapur, protein hewani hingga sayuran dan buah-buahan.

Tidak berubahnya harga secara menyeluruh juga menjadi gambaran bahwa keseimbangan antara ketersediaan barang dan kebutuhan masyarakat di Pasar Rakyat Talumopatu masih relatif terjaga.

Bagi masyarakat, kondisi ini memberikan kepastian dalam mengatur pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara bagi pedagang, harga yang relatif konsisten dapat memberikan ruang yang lebih pasti dalam menjalankan aktivitas perdagangan.

Baca Juga :  Harga Cabai Rawit di Bone Bolango Turun Rp10 Ribu, Jadi Rp140 Ribu per Kilogram

Meski demikian, kondisi tersebut tetap perlu mendapat pemantauan. Stabilitas harga dalam jangka pendek belum serta-merta menjamin tidak akan terjadi perubahan pada hari-hari berikutnya.

Komoditas pangan, terutama produk hortikultura, sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, musim panen, ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi dari daerah produksi menuju pasar.

Salah satu komoditas yang masih menjadi perhatian adalah cabai rawit merah. Pada pemantauan 18 September, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp133.333 per kilogram.

Harga tersebut masih sama dengan hari sebelumnya. Kendati tidak mengalami kenaikan, nominalnya tetap berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya.

Cabai rawit juga termasuk komoditas yang pergerakan harganya cukup sensitif terhadap perubahan pasokan. Gangguan produksi akibat cuaca maupun perubahan distribusi antardaerah dapat memengaruhi harga dalam waktu relatif cepat.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal Bone Bolango Kembali Renggut Nyawa, Dua Pekerja Tewas Tertimpa Batu

Karena itu, kondisi harga cabai rawit merah saat ini perlu terus dipantau untuk memastikan ketersediaannya tetap terjaga sekaligus mengantisipasi kemungkinan tekanan harga.

Sementara itu, daging sapi paha belakang tercatat sebagai komoditas dengan harga nominal tertinggi dalam daftar pemantauan, yakni mencapai Rp150.000 per kilogram.

Sama seperti cabai rawit merah, harga daging sapi paha belakang juga tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Pada kelompok kebutuhan pokok strategis, beberapa komoditas juga masih bertahan pada harga yang sama. Beras Cap IR 64 medium tercatat Rp15.000 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp12.000 per kilogram, Minyakita Rp15.700 per liter, serta gula pasir curah Rp19.000 per kilogram.

Kestabilan harga komoditas tersebut menjadi salah satu faktor penting bagi pengeluaran rumah tangga. Beras, minyak goreng dan gula merupakan kebutuhan yang dikonsumsi masyarakat secara rutin sehingga perubahan harganya dapat berpengaruh langsung terhadap belanja harian.

Baca Juga :  Diduga Ada yang Berani Bongkar Police Line Tambang, GERAM Minta Polres Bone Bolango Bertindak Tegas

Dengan belum adanya perubahan harga pada 39 komoditas yang dipantau, masyarakat di Pasar Rakyat Talumopatu saat ini masih memiliki tingkat kepastian harga yang relatif baik.

Namun, pemantauan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah dan pihak terkait dapat menggunakan perkembangan harga harian sebagai salah satu indikator untuk mendeteksi lebih awal apabila mulai muncul tekanan pada komoditas tertentu.

Khusus komoditas yang sensitif terhadap cuaca dan pasokan seperti cabai, menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan barang menjadi bagian penting agar stabilitas harga yang terjadi saat ini dapat terus dipertahankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *