Ikuti Langkah Jasin, Upin Tarik Somasi KADIN: Saya Ingin Ini Berakhir

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Polemik Musyawarah Kota (Muskot) KADIN Kota Gorontalo memasuki babak baru. Setelah sebelumnya Jasin Mohamad memilih mencabut somasi dan keberatannya, kini langkah serupa diambil Nurbadri Pakaya alias Upin.

Upin merupakan satu dari delapan orang yang sebelumnya melayangkan somasi terhadap proses penyelenggaraan Muskot KADIN Kota Gorontalo.

Ia memutuskan menarik kembali somasi tersebut setelah mempertimbangkan persoalan yang berkembang secara matang. Keputusan itu juga diambil setelah dirinya berdiskusi dengan Jasin Mohamad yang lebih dahulu mencabut somasi dan keberatannya.

“Saya sudah pertimbangkan dengan matang. Saya juga sudah berdiskusi dengan Pak Jasin yang sebelumnya sudah menarik somasinya. Saya memilih menarik somasi ini karena ingin polemik KADIN di Gorontalo segera berakhir,” ujar Upin.

Baca Juga :  Ekonomi Lokal Bergeliat Jelang PENAS XVII, Indriani Dunda Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Mantan Ketua OKK BPD HIPMI dan Pengurus BPP HIPMI tersebut mengatakan, perhatian para pelaku usaha seharusnya mulai diarahkan pada penguatan organisasi.

Menurut dia, masih banyak kepentingan dunia usaha yang membutuhkan perhatian sehingga energi pengusaha tidak semestinya terus tersita oleh polemik internal organisasi.

Upin juga mengaku mencermati pernyataan Ketua Caretaker KADIN Gorontalo, Yuliandre Darwis, mengenai pentingnya menjaga kepentingan bersama dan membangun KADIN sebagai rumah besar bagi para pengusaha di Gorontalo.

Baca Juga :  Saat Wartawan Mencari Klarifikasi, Muncul Permintaan Agar Memmy Soraya Tak Diberitakan

“Saya sudah mendengar apa yang disampaikan Caretaker KADIN Gorontalo, Bang Yuliandre Darwis. Kepentingan rumah besar bagi para pengusaha di Gorontalo menurut saya lebih penting,” katanya.

Meski mencabut somasi, Upin menegaskan keputusan tersebut merupakan sikap pribadinya. Ia tidak meminta pihak lain yang masih menyampaikan keberatan untuk mengikuti langkah yang sama.

Ia memilih menghormati keputusan para senior maupun pihak lain yang tetap ingin melanjutkan somasi terhadap proses Muskot KADIN Kota Gorontalo.

Baca Juga :  Jasin Mohammad Puji Bupati Maros, Janji Perizinan PT Serealia Tuntas dalam Dua Bulan

“Saya tetap menghargai langkah senior-senior yang lain kalau ingin terus melanjutkan somasi tersebut,” ujarnya.

Upin berharap pencabutan somasi yang dilakukannya dapat ikut meredakan polemik yang berkembang di tubuh KADIN Gorontalo.

Ia ingin persoalan tersebut segera menemukan titik akhir sehingga organisasi dapat kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai wadah bersama para pelaku usaha.

“Saya hanya berharap polemik ini segera berakhir. KADIN Gorontalo harus menjadi rumah bagi para pengusaha yang ada di Gorontalo,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *