Imigrasi Gorontalo Catat Kinerja Gemilang, PNBP Tembus 109,94 Persen

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Kinerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Kepala Kantor Imigrasi Gorontalo, Gelora Adil Ginting, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

“Upaya peningkatan mutu layanan ini menjadi elemen penting dalam mendorong kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah,” ujar Gelora Adil Ginting, Selasa (4/11/2025).

Hingga Oktober 2025, Kantor Imigrasi Gorontalo mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp3,19 miliar, atau 109,94 persen dari target Rp2,90 miliar.

Capaian ini menjadi indikator meningkatnya efektivitas layanan keimigrasian dan kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga tersebut.

Baca Juga :  Gelora Adil Ginting Dorong Transformasi Layanan Keimigrasian Gorontalo Lewat Capaian PNBP dan Kinerja Pengawasan.

Selain capaian keuangan, kantor ini juga mencatat penerbitan 4.560 dokumen perjalanan bagi Warga Negara Indonesia, terdiri atas 2.401 paspor biasa dan 2.159 paspor elektronik.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam fungsi pengawasan, Kantor Imigrasi Gorontalo mengoperasikan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) laut di Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Pelabuhan Lalape, Kabupaten Pohuwato. Sepanjang 2025, tercatat 24 alat angkut dengan total 513 awak kapal keluar-masuk wilayah, terdiri atas 64 WNI dan 449 WNA.

Kinerja penegakan hukum keimigrasian juga mencatat hasil signifikan. Sepanjang tahun, dilakukan 32 operasi intelijen, 14 operasi mandiri, dan satu operasi gabungan. Sebanyak 13 tindakan administratif diambil, termasuk deportasi terhadap 12 warga negara asing, di mana lima di antaranya diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan emas ilegal.

Baca Juga :  Groundbreaking Islamic Center Gorontalo Bertepatan Ultah Gubernur, Max Beri Peringatan

Sebagai langkah pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan manusia, Imigrasi Gorontalo telah membentuk Desa Binaan Imigrasi di Desa Suka Makmur (Kabupaten Gorontalo), Desa Bolihutuo (Kabupaten Boalemo), dan Desa Katialada (Kabupaten Gorontalo Utara). Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengurusan paspor, perlindungan pekerja migran, serta bahaya TPPO dan TPPM.

Kantor Imigrasi juga menghadirkan sejumlah inovasi digital seperti Paspor Keliling, SILAT-GO (Sistem Informasi Laporan Alat Angkut Gorontalo), SINIKE-ILATO (Sistem Notifikasi Izin Keimigrasian), SIMPEL-GO (Sistem Pengawasan Lalu Lintas Orang Asing Gorontalo), SINIAR ILATO (Podcast Imigrasi Gorontalo), serta SIMONIKA (Sistem Monitoring Informasi dan Layanan Pengaduan Masyarakat).

Baca Juga :  Ketua Bawaslu RI Ajak Generasi Muda Jadi Penjaga Moral Demokrasi

Selain layanan digital, keterbukaan informasi publik turut diperkuat lewat kanal media sosial seperti Instagram, X, Facebook, TikTok, dan YouTube, dengan total 1.251 konten publikasi sepanjang tahun. Imigrasi juga aktif menjalin kemitraan dengan media lokal dan nasional dalam penyebaran informasi keimigrasian.

Dengan capaian tersebut, Gelora menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat layanan publik dan penegakan hukum sebagai bagian dari dukungan terhadap 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *