Ismet Mile Dorong Perempuan Jadi Kepala Desa di Bulango Selatan

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Bupati Bone Bolango Ismet Mile mendorong perempuan di Kecamatan Bulango Selatan untuk berani mengambil posisi strategis dalam pemerintahan desa.

Dorongan itu disampaikan Ismet saat melantik Pengurus Dasawisma se-Kecamatan Bulango Selatan, Selasa (8/9/2026).

Di hadapan kader PKK, Dasawisma dan sejumlah organisasi perempuan, Ismet menegaskan kesempatan untuk memimpin tidak boleh dibatasi berdasarkan jenis kelamin.

Bahkan, ia membuka peluang agar seluruh kepala desa di Kecamatan Bulango Selatan ke depan dapat berasal dari kalangan perempuan.

“Kalau perlu tahun ini, seluruh kepala desa di Bulango Selatan kita ambil dari perempuan,” ujar Ismet Mile saat melantik Pengurus Dasawisma se-Kecamatan Bulango Selatan, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ismet, keterlibatan perempuan dalam pemerintahan desa bukan hanya berkaitan dengan pergantian figur pemimpin.

Baca Juga :  Terima Aspirasi Penambang, Kapolres Bone Bolango Ingatkan Massa: Tetap Jaga Kondusivitas

Ia menilai semakin terbuka kesempatan bagi perempuan untuk memimpin, semakin besar pula peluang terciptanya kompetisi yang sehat dalam mendorong pembangunan desa.

Karena itu, perempuan yang selama ini aktif melalui PKK, Dasawisma maupun organisasi kemasyarakatan diminta tidak ragu mengambil kesempatan untuk tampil sebagai pemimpin.

“Tidak ada pembeda antara perempuan dan laki-laki. Saya ingin terjadi persaingan yang hebat, tetapi sifatnya positif, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di masing-masing desa,” tegasnya.

Ismet juga mengaitkan penguatan pemerintahan desa dengan strategi pemerintah dalam mempercepat pelayanan dan pembangunan masyarakat.

Menurut dia, penguatan pemerintahan hingga tingkat kecamatan dan desa harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang mampu menjalankan pembangunan dari tingkat paling bawah.

Baca Juga :  Max Kritik Aplikasi Lapor DPRD : Lapor Langsung Sering Diabaikan “Apalagi Bo Online”

Dalam konteks tersebut, perempuan dinilai memiliki kesempatan yang sama untuk mengambil peran dalam pemerintahan.

Aktivitas perempuan dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat selama ini dianggap sebagai modal untuk terlibat lebih jauh dalam pengelolaan pemerintahan desa.

Ismet berharap pengalaman tersebut tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi dapat berkembang menjadi kapasitas kepemimpinan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Selain mendorong perempuan masuk dalam kepemimpinan desa, Ismet juga menaruh perhatian terhadap penguatan organisasi perempuan.

PKK, Dasawisma, Dekranasda dan organisasi perempuan lainnya diminta terus mengambil bagian dalam program pembangunan daerah.

Ia memastikan dukungan terhadap pemberdayaan perempuan akan menjadi perhatian dalam penyusunan APBD Bone Bolango 2027.

“Karena APBD ada di tangan saya, saya akan dorong dan minta persetujuan DPRD agar kebutuhan ibu-ibu ini bisa kita dukung dengan anggaran,” kata Ismet.

Baca Juga :  Police Line Dibongkar Berulang, Massa Geruduk Polres Bone Bolango: Siapa di Baliknya?

Menurut Ismet, dukungan anggaran diperlukan agar organisasi perempuan tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial.

Organisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Momentum pelantikan Pengurus Dasawisma se-Kecamatan Bulango Selatan pun diharapkan menjadi awal semakin besarnya ruang perempuan dalam pembangunan.

Ismet ingin semakin banyak perempuan di tingkat desa yang berani tampil, berkompetisi secara sehat dan mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin.

Dengan begitu, pembangunan desa diharapkan tidak hanya bertumpu pada satu kelompok, tetapi melibatkan perempuan sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *