Kadis Pendidikan Gorut Irwan, Dukung Langkah Prabowo Hadirkan Layar Pintar Merata di Sekolah

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO -Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan teknologi pendidikan melalui pengadaan layar pintar di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kerja di Kampung Nelayan Leato Selatan, Kota Gorontalo, (Sabtu 09/05/26) yang turut dihadiri jajaran kepala daerah di Provinsi Gorontalo, mulai dari gubernur, wali kota, hingga para bupati dari berbagai kabupaten.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut program digitalisasi pendidikan tersebut mulai dijalankan tahun ini dengan sasaran sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas penunjang pembelajaran berbasis teknologi.

Pemerintah, kata orang nomor satu di Indonesia tersebut Prabowo, ingin memastikan siswa di berbagai daerah memiliki akses pembelajaran yang lebih modern dan interaktif agar kualitas pendidikan nasional dapat meningkat secara merata.

“Pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan. Kita ingin anak-anak kita semangat. Kita ingin anak-anak kita pintar. Kita ingin anak-anak rajin belajar,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah menargetkan setiap sekolah menerima tambahan layar pintar untuk beberapa ruang kelas sebagai tahap awal pelaksanaan program.

Baca Juga :  Meyke Camaru Apresiasi Reses Rusli Habibie, Warga Kota Gorontalo Sampaikan Aspirasi Infrastruktur

Ia mengatakan pemerintah berharap hingga akhir tahun nanti, minimal terdapat empat ruang kelas di setiap sekolah yang telah menggunakan fasilitas pembelajaran digital tersebut sebagai bagian dari transformasi sistem pendidikan nasional.

“Tapi mulai tahun ini tiap sekolah akan terima tiga. Berarti kita berharap akhir tahun ini tiap sekolah ada empat ruang kelas yang ada layar. Yang disebut layar pintar karena dia memang pintar. Kita bisa gunakan interaktif,” katanya.

Prabowo menjelaskan program tersebut tidak hanya difokuskan pada wilayah perkotaan, tetapi juga diarahkan untuk membantu sekolah-sekolah di daerah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembelajaran.

Dengan sistem layar pintar yang terhubung secara digital, materi pembelajaran dari pusat dapat diterima secara langsung oleh sekolah-sekolah di daerah.

“Tahun depan kita tambah lagi nantinya semua ruang kelas kita akan punya layar-layar pintar itu. Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit bisa dibantu dari pusat pelajarannya. Ada tambahan silabusnya, ada bantuan-bantuan bahan, kita bisa langsung real time,” ucapnya.

Baca Juga :  Sekdaprov Gorontalo Tekankan Penilaian Terintegrasi Delapan Aksi Konvergensi Tengkes

Selain mendukung proses belajar mengajar, Prabowo menyebut teknologi tersebut nantinya memungkinkan pemerintah memantau aktivitas pendidikan secara langsung dari pusat.

Sistem itu, menurut dia, akan menjadi bagian dari pengawasan nasional terhadap kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

“Semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta. Jadi kalau ada guru-guru yang tidak masuk, kita bisa lihat. Pendidikan sangat penting untuk anak-anak kita,” tutur Prabowo.

Dukungan terhadap program pemerataan layar pintar juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, S.Pd., M.Pd.

Ia menilai langkah pemerintah tersebut dapat menjadi pintu masuk pemerataan kualitas pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan selama ini menghadapi keterbatasan sarana pembelajaran.

Menurut Irwan, penggunaan layar pintar akan membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif dan menarik sehingga siswa dapat lebih mudah memahami pelajaran.

Ia juga menilai digitalisasi pendidikan perlu dibarengi peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar penggunaan teknologi di ruang kelas berjalan optimal.

Baca Juga :  Gusnar ‘Gas’ Inspektorat, Minta Kadis ESDM Diperiksa

“Program layar pintar ini menjadi langkah maju dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia. Kami di Gorontalo Utara sangat mendukung pemerataan fasilitas ini agar seluruh siswa, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok desa, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pembelajaran berkualitas,” ujar Dr. Irwan Abudi Usman.

Ia menambahkan bahwa teknologi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan perangkat digital, tetapi juga menyangkut perubahan metode pembelajaran agar lebih kreatif dan mudah dipahami siswa.

Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, kata dia, juga akan mendorong pelatihan bagi tenaga pendidik agar pemanfaatan layar pintar benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan daerah.

“Layar pintar bukan hanya soal perangkat, tetapi bagaimana teknologi itu mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan mudah dipahami siswa. Kami berharap program ini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia di Gorontalo Utara dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan global,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *