Kadis Pendidikan Gorut Pantau TKA 2026, Tekankan Disiplin dan Gizi Siswa

Tabayyun.co.id, GORONTALO UTARA — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, S.Pd., M.Pd., menghadiri rangkaian kegiatan pendidikan di sekolah pada Senin (6/4/2026), yang meliputi apel pagi bagi siswa kelas VII dan VIII, hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 untuk kelas IX, serta proses pembelajaran yang diselingi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan disiplin, peningkatan mutu pendidikan, serta perhatian terhadap kesehatan dan kesiapan belajar siswa di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa Atinggola Sorot Kasus Yibsan, Kadis Irwan Dinilai Bohongi Publik soal Sanksi dan Mutasi

Pada pagi hari, siswa kelas VII dan VIII mengikuti apel sebagai bentuk pembinaan karakter dan penanaman kedisiplinan. Sementara itu, siswa kelas IX mulai menjalani hari pertama TKA Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung secara tertib.

Di sela kegiatan belajar mengajar, sekolah juga melaksanakan program MBG guna mendukung asupan gizi siswa selama mengikuti proses pendidikan.

Baca Juga :  Polemik Gaji PPPK RS ZUS, Aktivis Minta Thariq Modanggu Ambil Sikap Ganti Direktur

Dr. Irwan Abudi Usman menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini, mulai dari apel pagi, pelaksanaan TKA hari pertama, hingga proses pembelajaran yang diselingi program MBG, dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara sekolah, guru, dan seluruh pihak terkait menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pendidikan secara menyeluruh.

“Kami terus mendorong agar seluruh satuan pendidikan dapat menjaga kualitas pelaksanaan kegiatan, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter siswa,” tambahnya.

Baca Juga :  Tinjau SDN 16 Anggrek, Kadis Pendidikan Irwan Pastikan Kualitas TKA Terjaga

Menurutnya, pelaksanaan TKA tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesiapan mental dan integritas siswa dalam menghadapi ujian.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin dan karakter yang kuat sebagai bekal di masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *