Kasus Pencurian Bentor di Gorontalo Berakhir Damai, Polisi Terapkan Restorative Justice

Tabayyun,co.id, Gorontalo — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Timur berhasil menuntaskan kasus pencurian kendaraan bermotor jenis bentor melalui pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Kasus yang terjadi pada 2 September 2025 itu diselesaikan melalui jalur damai setelah kedua pihak, yakni pelapor dan terlapor, sepakat berdamai usai menjalani proses mediasi yang difasilitasi kepolisian.

Baca Juga :  Polresta Gorontalo Kota Amankan 21 Motor dari Aksi Balap Liar

Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Suryono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menyebut penyelesaian kasus tersebut dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis untuk menjaga suasana kondusif di masyarakat.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Tinggi, Transaksi Street Food Jilid II Tembus Rp222 Juta

“Kami memberikan ruang komunikasi antara korban dan terlapor untuk dapat berkomunikasi, sehingga hasil dari pada proses mediasi dapat diterima secara baik dari korban maupun terlapor, besar harapan untuk tidak melakukan kembali perbuatannya,” jelas AKP Akmal.

Proses mediasi tersebut diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan damai. Dalam kesempatan itu, terlapor mengungkapkan rasa penyesalannya, sementara korban dengan lapang dada menerima permintaan maaf dan sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Gotong Royong ASN Pemkot: Dari TPP Sisihkan Rp2.000, Terkumpul Ratusan Juta untuk NTT

Langkah ini menjadi bukti komitmen Polresta Gorontalo Kota dalam mendorong penerapan keadilan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek hukum, tetapi juga pemulihan hubungan sosial di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *