Ketua BK DPRD Gorontalo Luruskan Pernyataan Soal Perselingkuhan

Tabayyun.co.id, GORONTALO – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memberikan penjelasan untuk meluruskan kesalahpahaman publik atas ucapannya dalam konferensi pers terkait kasus Wahyudin Moridu.

Sebelumnya, Ketua BK menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai “perselingkuhan hal yang biasa” menimbulkan beragam tafsir. Publik menilai ucapannya terkesan menormalisasi praktik perselingkuhan.

Baca Juga :  Gelora Adil Ginting Dorong Transformasi Layanan Keimigrasian Gorontalo Lewat Capaian PNBP dan Kinerja Pengawasan.

Namun, Ketua BK menegaskan bahwa maksud pernyataan tersebut tidak dimaksudkan sebagai pembenaran. Ia menekankan, konteks ucapan itu merujuk pada sudut pandang pribadi Wahyudin Moridu yang tengah menjalani pemeriksaan.

“Itu bukan sikap resmi BK. Yang saya maksud, pernyataan soal ‘biasa’ adalah menurut pandangan Wahyu Moridu sendiri, bukan pembenaran dari lembaga. BK tetap berpegang pada kode etik,” jelas Ketua BK.

Baca Juga :  Duel Andi Jamaluddin dan Nurmawan Gusasi di Musda JMSI Gorontalo, Muncul Kuda Hitam

Ia menambahkan, BK DPRD Provinsi Gorontalo tetap konsisten menindaklanjuti kasus ini sesuai aturan yang berlaku. Setiap pelanggaran etika maupun moral, kata dia, diperlakukan serius dan tidak bisa ditoleransi.

Baca Juga :  Aliansi Driver Online Gorontalo Resmi Deklarasi, Fokus Tingkatkan Perlindungan Kerja

“Kami ingin masyarakat tahu, BK tidak pernah menganggap perselingkuhan hal biasa. Lembaga ini wajib menjaga kehormatan DPRD,” tegasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, BK berharap kesalahpahaman publik dapat diluruskan sehingga proses pemeriksaan terhadap Wahyudin Moridu berjalan transparan dan objektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *