Ketua DPRD Thomas Idrus Mopili Ungkap Antusiasme Nasional terhadap PENAS XVII, Gorontalo Bersiap Jadi Pusat Perhatian

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT Mopili, ikut meninjau kesiapan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai aspek pendukung kegiatan nasional itu telah siap digunakan. Mulai dari fasilitas utama, sistem pengamanan, akses menuju lokasi, rekayasa lalu lintas, hingga layanan publik yang akan menunjang kenyamanan peserta dan tamu dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Idrus mengungkapkan tingginya minat daerah lain untuk berpartisipasi dalam PENAS XVII yang akan dipusatkan di Gorontalo. Bahkan, sejumlah pimpinan DPRD provinsi telah menyampaikan rencana kehadiran mereka.

Baca Juga :  Serap Keluhan Petani, Komisi II DPRD Provinsi  Gorontalo Pantau Distribusi Pupuk Bersubsidi di Bone Bolango

“Saya perlu informasikan bahwa sudah ada 27 ketua-ketua DPRD yang menghubungi saya untuk datang di Gorontalo. Apa yang disampaikan oleh Pak Bupati bahwa ini sebuah anugerah, saya kira pada tanggal pelaksanaan itu seluruh mata Indonesia akan tertuju di Gorontalo,” ujar Ketua DPRD.

Menurut Idrus, status Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS XVII merupakan kesempatan penting untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional.

Ia menilai seluruh elemen daerah perlu bekerja sama agar para tamu yang datang mendapatkan rasa aman dan kenyamanan selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Gorontalo Terima Kepala BPS, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sensus Ekonomi 2026

“Oleh karenanya kita patut berbangga dan mengamankan seluruh tamu-tamu yang akan datang di Gorontalo,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan PENAS XVII.

Dukungan tersebut datang dari panitia pusat, pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten Gorontalo, masyarakat, hingga pelaku usaha yang turut berkontribusi menyukseskan agenda nasional tersebut.

Gusnar menjelaskan, PENAS XVII tidak hanya menjadi forum silaturahmi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Kegiatan itu juga akan diramaikan dengan berbagai agenda strategis, seperti pertemuan organisasi pertanian, pameran inovasi dan teknologi pertanian, pertunjukan seni budaya daerah, serta kunjungan wisata dan studi lapangan.

Baca Juga :  Hadiri HUT ke-80 TNI AU, DPRD Provinsi Gorontalo Tekankan Sinergi untuk Masyarakat

Menurutnya, manfaat penyelenggaraan PENAS XVII mulai dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi di wilayah Limboto menunjukkan peningkatan seiring persiapan yang terus dilakukan menjelang pelaksanaan acara.

Kondisi tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai sektor usaha, termasuk penyedia akomodasi dan homestay yang bersiap melayani kedatangan peserta dari luar daerah.

Melalui peninjauan lapangan tersebut, pemerintah daerah berharap seluruh kebutuhan teknis dan nonteknis dapat dipastikan siap sebelum pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, PENAS XVII diharapkan berlangsung lancar sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan Gorontalo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *