Ketua PCNU Kota Gorontalo Jadi Calon Wisudawan UNU Gorontalo, Faruk Alamri: Ilmu Kunci Kehidupan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Gorontalo, Faruk Alamri, S.H., menjadi salah satu calon wisudawan dalam Yudisium Sarjana dan Sarjana Terapan Angkatan V Tahun 2026 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo.

Yudisium tersebut digelar di Aula Wali Kota Gorontalo, Senin (24/8/2026). Faruk mengikuti proses akademik tersebut di tengah kesibukannya menjalankan aktivitas organisasi sebagai Ketua PCNU Kota Gorontalo.

Menurut Faruk, aktivitas organisasi bukan alasan untuk menghentikan proses pendidikan. Ia menilai, menuntut ilmu merupakan proses yang tidak mengenal batas usia maupun kesibukan seseorang.

“Untuk pendidikan itu belajar ilmu.Kalau dalam sebuah hadis dikatakan tuntutlah ilmu dari wayan hingga liang lahat, jadi tidak ada batasan untuk menuntut ilmu. Walaupun kita sedang berada di organisasi usia juga yang mungkin sudah mulai tua Tapi itu tidak membatasi kita untuk menuntut ilmu karena ilmu itu adalah kunci daripada kehidupan kita, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Faruk.

Baca Juga :  Lion Hidjun Soroti Ketidakpastian Hukum Tambang Rakyat di Gorontalo

Ia mengapresiasi kesempatan yang diberikan UNU Gorontalo kepada dirinya dan mahasiswa lainnya untuk menempuh pendidikan tinggi.

“Kami ucapkan terimakasi kepada pimpinan beserta jajaran kampus UNU Gorontalo yang telah memberikan kesempatan kepada kami, khususnya kepada kami sebagai mahasiswa untuk bisa menuntut ilmu di kampus yang kami sangat cintai ini,” katanya.

Faruk berharap ilmu yang diperoleh selama menjalani pendidikan di UNU Gorontalo dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi agama, bangsa, dan negara.

“Kemudian yang berikut juga kami berharap semoga Ilmu yang dapat kami dapat dari kampus ini, Insya Allah bisa bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Baca Juga :  Revisi RTRW Tojo Una-Una: Jalan Panjang Menuju Tata Ruang yang Ideal, Atau Hanya Mimpi?

Menanggapi harapan Rektor UNU Gorontalo agar para lulusan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat, Faruk mengatakan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.

Ia menilai pendidikan tidak cukup hanya berhenti pada gelar akademik. Pengetahuan yang dimiliki lulusan harus dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Nah, kita ini belajar ilmu ini dengan punya maksud tidak mungkin kita belajar ilmu, kemudian tidak punya maksud dan tujuan. Oleh karena itu, harapan daripada semua dosen-dosen pembimbing dosen penguji, ataupun rektor, terutama mengharapkan kepada kita sebagai mahasiswa ini agar supaya ilmu yang kita dapatkan hari ini kita bisa implementasikan ke masyarakat, terutama di daerah kita yang tercinta ini, yaitu daerah Gorontalo,” tutur Faruk.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Sektor, Dinkes P2KB Tojo Una -Una Pacu Peningkatan Pelayanan Kesehatan!

Faruk juga berharap para lulusan UNU Gorontalo tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia mendorong mereka yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Harapannya semoga Insya Allah para mahasiswa yang lulus ujian pada tahun ini, Insya Allah bisa bisa mengamalkannya, kemudian kalau misakal teman-teman ini mampu untuk melanjutkan lagi program studinya ke S2 dan dokter, sampai guru besar,” ujarnya.

Ia berharap para calon wisudawan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang mampu mengamalkan ilmu sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *