TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, Rocky Liyanto alias Ko’ Kiki, mendorong agar para bakal calon Ketua Umum Kadin Gorontalo yang akan bertarung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) V 2026 menjalani uji kelayakan secara terbuka.
Menurut Rocky, uji publik penting dilakukan untuk melihat sejauh mana para calon memiliki gagasan dan kemampuan dalam membawa Kadin menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus memperkuat sektor usaha di Gorontalo.
Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, KADIN merupakan organisasi dunia usaha yang bersifat mandiri, namun memiliki fungsi sebagai wadah komunikasi dan konsultasi antara pengusaha dan pemerintah dalam pembangunan ekonomi.
Sejumlah nama yang kini masuk dalam bursa pencalonan di antaranya Fauzan Fadel Muhammad, Andi Ilham, Aldi Andalan Uloli, serta Jasin Mohammad.
Rocky menilai, masyarakat dan dunia usaha di Gorontalo perlu mengetahui secara terbuka gagasan yang ditawarkan masing-masing calon sebelum proses pemilihan berlangsung.
Ia mengusulkan adanya dialog publik yang mempertemukan para calon dengan masyarakat, pelaku usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Sebaiknya, ketua Kadın Gorontalo nanti orang yang bisa menetap di Gorontalo,kata Rocky, kepada Redaksi saat diwawancarai. Kamis,10/09/36.
Menurutnya, persoalan domisili menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.
Ketua Kadin Gorontalo, kata dia, idealnya memahami secara langsung kondisi dan potensi ekonomi daerah.
Rocky juga menekankan bahwa Kadin tidak seharusnya hanya berorientasi pada urusan proyek.
Organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mendorong potensi ekonomi daerah agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Calon Ketum Harus Paham Potensi Daerah
Rocky menyebut penguasaan terhadap potensi sumber daya alam Gorontalo harus menjadi salah satu ukuran penting dalam memilih Ketua Kadin.
Ia mencontohkan jagung yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Gorontalo.
Menurutnya, Ketua Kadin harus memiliki kemampuan untuk mendorong pemasaran komoditas tersebut sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.
“Jangan kadin nanti lima tahun sekali karena ada pemilihan baru berfungsi, sedangkan Kadin itu adalah mitra pemerintah,dalam hal Bagaimana memasarkan Sumber daya alam yang kita punya, terutama itu adalah jagung ikon kita, Provinsi Gorontalo,” tegas Rocky.
Selain itu, ia menyebut kelapa dalam dan hasil laut sebagai potensi lain yang semestinya mendapat perhatian serius dari Kadin Gorontalo.
“Jadi harus diuji, selain jagung,ada perikanan,kelapa juga dan khusus UMKM Gorontalo harus naik kelas,” ungkapnya.
Menurut Rocky, kemampuan melakukan pemasaran dan membuka akses pasar menjadi bagian penting dari kapasitas seorang Ketua Kadin.
Ia berharap pemimpin Kadin ke depan tidak hanya memahami persoalan dunia usaha secara umum, tetapi juga memiliki kemampuan menghubungkan potensi daerah dengan pasar nasional maupun internasional.
Singgung Persyaratan Caketum
Rocky juga menyinggung aspek persyaratan calon Ketua Kadin. Ia menyebut calon harus benar-benar berasal dari kalangan pengusaha dan memahami dunia usaha.
Meski menyebut ada sejumlah calon yang dinilainya memenuhi kriteria, Rocky memilih tidak menyebut nama secara spesifik.
Ia menyerahkan penilaian tersebut kepada publik melalui proses uji kelayakan yang terbuka dan objektif.
Rocky berharap Musprov V Kadin Gorontalo tidak sekadar menjadi arena perebutan kursi ketua umum.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk menentukan arah organisasi dalam lima tahun ke depan.
Ia pun meminta seluruh pihak tidak melihat dinamika Musprov hanya dari sisi siapa yang menang atau kalah. Baginya, yang lebih penting adalah memastikan figur yang terpilih benar-benar mampu menjalankan fungsi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha.
Rocky menutup pernyataannya dengan meminta maaf apabila pandangannya terkait kriteria calon Ketua Kadin Gorontalo menyinggung pihak tertentu.
“Saya mohon maaf kalau ada yang tersinggung,” pungkasnya.









