TABAYYUN.CO.ID, INTERNASIONAL — Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan duka cita kepada Presiden Prabowo Subianto atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Pesan tersebut disampaikan Pezeshkian pada Minggu (16/8/2026). Ia menyampaikan simpati kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya keluarga korban serta warga yang terdampak bencana.
Pezeshkian juga menyatakan kesiapan pemerintah Iran untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis guna membantu penanganan dampak gempa di wilayah NTT.
“Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Yang Mulia, pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, terutama kepada keluarga yang berduka dan masyarakat yang terdampak,” kata Pezeshkian seperti dilaporkan kantor berita Iran, IRNA.
Selain menyampaikan belasungkawa, Pezeshkian berharap proses pemulihan di daerah terdampak dapat segera dilakukan.
Ia menegaskan Iran siap memberikan dukungan apabila Indonesia membutuhkan bantuan dalam penanganan korban maupun pemulihan pascabencana.
“Dalam situasi sulit ini, kami siap memberikan bantuan kemanusiaan dan medis. Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat dan ampunan kepada para korban, kesembuhan segera bagi mereka yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas,” ujarnya.
Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis pada Minggu mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 53 orang.
Korban tersebar di enam wilayah terdampak. Rinciannya, satu orang meninggal dunia di Manggarai Barat, 20 orang di Manggarai Timur, 25 orang di Manggarai, satu orang di Nagekeo, empat orang di Sikka, dan dua orang di Ende.
Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat sebanyak 105 orang masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.
Besarnya dampak gempa membuat proses penanganan korban dan pemulihan wilayah terdampak menjadi perhatian pemerintah.
Dukungan dari negara lain, termasuk tawaran bantuan kemanusiaan dan medis dari Iran, diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan bencana dan membantu masyarakat yang terdampak.
Gempa tersebut tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah NTT.
Pemerintah bersama berbagai unsur terkait kini menghadapi kebutuhan untuk memastikan penanganan korban, pelayanan kesehatan serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berlangsung secara cepat dan terkoordinasi.







