Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Puji Sistem Pengolahan Limbah SPPG Hungayonaa di Boalemo

TABAYYUN.CO.ID, BOALEMO — Jajaran pimpinan dan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo mengadakan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Hungayonaa di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat (12/6/2026).

Agenda peninjauan lapangan ini difokuskan untuk memantau langsung kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Langkah tersebut diambil guna memastikan pembuangan limbah operasional di lokasi tersebut sudah selaras dengan regulasi baku mutu lingkungan dari pemerintah.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, mengutarakan bahwa inspeksi ini merupakan realisasi dari fungsi kontrol parlemen terhadap kepatuhan regulasi lingkungan hidup. “Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses pengolahan limbah yang diterapkan di SPPG Hungayonaa serta memastikan seluruh pengelolaannya telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Fadli Poha.

Berdasarkan pengamatan di area operasional, Fadli mengungkapkan bahwa mekanisme pengolahan limbah cair di fasilitas tersebut dinilai bekerja efektif dan sudah berada di jalur yang benar. “Hari ini Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring IPAL yang ada di SPPG Hungayonaa. Kami melihat langsung proses pengolahan limbah yang ada di lokasi tersebut. Alhamdulillah, setelah melakukan peninjauan, kami menilai bahwa pengolahan IPAL di SPPG Hungayonaa telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Idah Syahidah Tekankan “Tiga Wajah Partai Politik” dalam Musda Golkar Boalemo

Bahkan, legislator tersebut memberikan apresiasi tinggi dan mengategorikan instalasi limbah di tempat ini sebagai salah satu percontohan paling ideal di wilayah Gorontalo. “Kondisi IPAL yang kami lihat saat ini merupakan yang paling baik di antara beberapa lokasi yang telah kami pantau di Provinsi Gorontalo. Oleh karena itu, ke depan kami akan melakukan kunjungan ke SPPG lainnya dan mendorong agar sistem pengolahan IPAL yang diterapkan dapat merujuk pada pengelolaan yang dilakukan di SPPG Hungayonaa,” tambah Fadli.

Baca Juga :  Kritik Aktivis : Kejari Gorontalo Diminta Tidak Berlindung di Balik TGR

Melalui pengawasan ini, Komisi I berharap kesadaran menjaga ekosistem sekitar dapat ditiru oleh seluruh pengelola unit usaha sejenis di Bumi Serambi Madinah agar operasional jangka panjang tidak merusak alam.

Di sisi lain, pemilik unit dapur SPPG Hungayonaa, Aswin Nuku, menegaskan komitmennya untuk terus melakukan modernisasi dan perawatan berkala pada infrastruktur pembuangan limbah mereka. “Alhamdulillah, sebagai pengelola kami selalu berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan sistem pengolahan limbah berjalan dengan baik. Kami telah melakukan berbagai upaya peningkatan pada fasilitas dan unit-unit pendukung agar IPAL dapat berfungsi secara optimal sehingga limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan maupun mengganggu masyarakat sekitar,” ungkap Aswin.

Baca Juga :  Muswil Partai PPP Gorontalo Sepakat Bentuk Tim Formatur, Penentuan Ketua DPW Menyusul

Aswin memaparkan, selain fokus pada isu lingkungan, keberadaan fasilitas dapur gizi ini memiliki peran krusial dalam menyuplai kebutuhan pangan sehat bagi generasi muda setempat. “Saat ini terdapat sekitar 3.000 siswa yang turut merasakan manfaat dari keberadaan fasilitas ini, ditambah sekitar 300 penerima manfaat lainnya. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pengelolaan lingkungan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku,” jelas Aswin.

Pihak manajemen berharap standarisasi tinggi yang mereka terapkan mampu mematahkan stigma negatif, serta membuktikan bahwa pelayanan publik skala besar dapat berjalan harmonis dengan kelestarian alam sekitar.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam mengawal pembangunan daerah, di mana kemanfaatan sosial harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan demi masa depan berkelanjutan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *