Komisi II DPRD Peovinsi Gorontalo,Cek Gerai KMP Desa Huidu, Pembangunan Fisik Tuntas 100 Persen

TABAYYUN.CO.ID, LIMBOTO – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo memastikan pembangunan fisik Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, telah rampung 100 persen.

Kepastian itu diperoleh setelah pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring dan evaluasi pembangunan Gerai KMP, Rabu (29/7/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus melihat kesiapan gerai sebelum difungsikan sebagai pusat pelayanan dan pengembangan ekonomi masyarakat desa.

Dari hasil pengecekan di lapangan, bangunan fisik Gerai KMP telah selesai seluruhnya.

Baca Juga :  Pansus DPRD Provinsi Gorontalo, Matangkan Revisi Tata Tertib untuk Tingkatkan Efektivitas Kinerja Dewan

Tahapan berikutnya tinggal melengkapi sarana dan prasarana pendukung serta kebutuhan operasional sebelum gerai mulai dimanfaatkan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mengapresiasi penyelesaian pembangunan tersebut.

Menurutnya, keberadaan Gerai KMP tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Setelah bangunan selesai, pengelola perlu memastikan gerai benar-benar mampu menjalankan fungsi ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Huidu.

“Kami melihat progres pembangunan sudah selesai seratus persen. Selanjutnya tinggal dilakukan pengisian fasilitas dan kebutuhan operasional agar Gerai KMP dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Ridwan Monoarfa.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Ia menegaskan DPRD Provinsi Gorontalo akan terus mengawal dan mengawasi program-program strategis pemerintah agar pelaksanaannya tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Jangan Berhenti di Bangunan

Komisi II berharap penyelesaian pembangunan Gerai KMP segera dilanjutkan dengan pengisian fasilitas dan persiapan operasional.

Gerai tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa, sekaligus memperkuat koperasi sebagai wadah usaha bersama.

Bagi DPRD, keberhasilan program KMP nantinya tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Tetapkan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2025, Belanja Pegawai Jadi Sorotan

Gerai harus mampu berfungsi secara optimal, dikelola secara baik, serta memiliki kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan anggota koperasi.

Karena itu, hasil monitoring tersebut menjadi bagian dari pengawasan DPRD agar tahapan setelah pembangunan fisik juga dapat berjalan sesuai target.

Komisi II berharap Gerai KMP Desa Huidu segera beroperasi dan dapat menjadi contoh pengelolaan koperasi yang mampu membuka peluang ekonomi baru, memperkuat usaha masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *