Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Pastikan UMKM Siap Sambut PENAS XVII, Kuliner Khas Daerah Jadi Andalan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan untuk memantau kesiapan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, bersama sejumlah anggota komisi. Salah satu lokasi yang dikunjungi merupakan UMKM yang memproduksi dan menyajikan kuliner khas Gorontalo.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaku usaha lokal dalam menyambut ribuan peserta dan tamu yang akan hadir pada ajang nasional tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis produk daerah.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Indogrosir, Pastikan Stok Beras dan Sembako Aman Jelang Lebaran

Dalam keterangannya, Mikson menyebut kondisi UMKM yang dikunjungi menunjukkan kesiapan yang cukup baik untuk mendukung pelaksanaan PENAS XVII.

“Alhamdulillah, hari ini kami berkunjung ke salah satu UMKM yang menyajikan makanan khas Gorontalo. Makanan seperti ini harus kita galakkan dan lestarikan dalam rangka membangun UMKM Gorontalo,” ujarnya.

Baca Juga :  Aspirasi Petani Bone Bolango Terwujud Lewat Pokir Femmy Udoki

Menurutnya, kuliner tradisional tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah yang harus dijaga keberlangsungannya.

Ia menilai sejumlah makanan khas Gorontalo saat ini mulai jarang dikenal oleh generasi muda. Karena itu, keberadaan UMKM yang tetap mempertahankan produk tradisional perlu mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan.

“Ini adalah makanan khas yang sebagian sudah mulai dilupakan. Karena itu, UMKM seperti ini harus terus kita dorong dan lestarikan agar tetap berkembang serta menjadi kebanggaan daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Proyek Sekolah Rakyat Unggulan Rp227 Miliar di Boalemo

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo berharap pelaksanaan PENAS Petani dan Nelayan XVII dapat menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Momentum tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat eksistensi budaya Gorontalo melalui promosi kuliner khas daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *